<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Majelis Munajat</title>
	<atom:link href="http://majelismunajat.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majelismunajat.com</link>
	<description>Mengamalkan Tahajud, Dzikir dan Dhuha</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 16:39:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Tata Cara Mandi Junub</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2012/02/tata-cara-mandi-junub/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2012/02/tata-cara-mandi-junub/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 16:36:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Bersuci]]></category>
		<category><![CDATA[cara mandi junub]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=402</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum membahas detil tata cara mandi junub, ada baiknya kita mengetahui apa itu mandi junub. Mandi junub, mandi besar atau mandi wajib adalah mandi dengan menggunakan air suci dan bersih (air mutlak) yang mensucikan dengan mengalirkan air tersebut ke seluruh tubuh mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tujuan mandi wajib adalah untuk menghilangkan hadas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><center><script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "pub-6512084106742793";
/* 728x90, dibuat 08/07/28 */
google_ad_slot = "7719859324";
google_ad_width = 728;
google_ad_height = 90;
//-->
</script>
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script></center><p>Sebelum membahas detil tata cara mandi junub, ada baiknya kita mengetahui apa itu mandi junub.</p>
<p>Mandi junub, mandi besar atau mandi wajib adalah mandi dengan menggunakan air suci dan bersih (air mutlak) yang mensucikan dengan mengalirkan air tersebut ke seluruh tubuh mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tujuan mandi wajib adalah untuk menghilangkan hadas besar yang harus dihilangkan sebelum melakukan ibadah sholat.</p>
<p><strong>Sebab/Alasan Seseorang Harus Mandi Wajib/Mandi Besar/Mandi Junub:</strong></p>
<ul>
1. Mengeluarkan air mani baik disengaja maupun tidak sengaja<br />
2. Melakukan hubungan seks / hubungan intim / bersetubuh<br />
3. Selesai haid / menstruasi<br />
4. Melahirkan (wiladah) dan pasca melahirkan (nifas)<br />
5. Meninggal dunia yang bukan mati syahid
</ul>
<p>Bagi mereka yang masuk dalam kategori di atas maka mereka berarti telah mendapat hadas besar dengan najis yang harus dibersihkan. Jika tidak segera disucikan dengan mandi wajib maka banyak ibadah orang tersebut yang tidak akan diterima Allah SWT.</p>
<p><strong>Tata Cara Mandi Wajib/Mandi Besar/Mandi Junub (Janabat)</strong></p>
<p>Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan selama mandi karena wajib untuk dilakukan :</p>
<ul>
1. Membaca niat : &#8220;Nawaitul ghusla lirof&#8217;il hadatsil akbari fardlol lillaahi ta&#8217;aalaa&#8221; yang artinya &#8220;AKu niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar fardlu karena Allah&#8221;.<br />
2. Membilas/membasuh seluluh badan dengan air (air mutlak yang mensucikan) dari ujung kaki ke ujung rambut secara merata.<br />
3. Hilangkan najisnya bila ada.</p>
</ul>
<p><strong>Sunah/Sunnat Mandi Wajib/Mandi Junub/Mandi Besar</strong></p>
<p>Berikut ini adalah hal-hal yang boleh-boleh saja dilakukan (tidak wajib hukum islamnya) :</p>
<ul>
1. Sebelum mandi membaca basmalah.<br />
2. Membersihkan najis terebih dahulu.<br />
3. Membasuh badan sebanyak tiga kali<br />
4. Melakukan wudhu/wudlu sebelum mendi wajib<br />
5. Mandi menghadap kiblat<br />
6. Mendahulukan badan sebelah kanan daripada yang sebelah kiri<br />
7. Membaca do&#8217;a setelah wudhu/wudlu<br />
8. Dilakukan sekaligus selesai saat itu juga (muamalah)
</ul>
<p>Tambahan :<br />
Orang yang sedang hadas besar tidak boleh melakukan shalat, membaca al&#8217;quran, thawaf, berdiam di masjid, dan lain-lain.<br />
sumber: organisasi.org</p>
<!-- letsfxad_adsused_c= 2--><center><script type="text/javascript"><!--
google_ad_client = "pub-6512084106742793";
/* 728x90, dibuat 08/07/28 */
google_ad_slot = "7719859324";
google_ad_width = 728;
google_ad_height = 90;
//-->
</script>
<script type="text/javascript"
src="http://pagead2.googlesyndication.com/pagead/show_ads.js">
</script></center><div class="shr-publisher-402"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2012/02/tata-cara-mandi-junub/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hukum Shalat dalam Keadaan Junub</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2012/02/hukum-shalat-dalam-keadaan-junub/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2012/02/hukum-shalat-dalam-keadaan-junub/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 16:25:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Bersuci]]></category>
		<category><![CDATA[hukum shalat dalam keadaan junub]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[Tidak diperbolehkan bagi seorang yang junub (keadaan kotor karena keluar mani atau bersetubuh yg mewajibkan seseorang mandi dng membasahi -membersihkan- tubuh dari ujung rambut sampai ke ujung kaki) melaksanakan shalat sebelum dia mandi. Tidak cukup baginya hanya sebatas wudhu tanpa mandi untuk melaksanakan shalat.Dan ketika hal itu —shalat tanpa mandi junub— dilakukan dengan sengaja, maka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Tidak diperbolehkan bagi seorang yang junub (keadaan kotor karena keluar mani atau bersetubuh yg mewajibkan seseorang mandi dng membasahi -membersihkan- tubuh dari ujung rambut sampai ke ujung kaki) melaksanakan shalat sebelum dia mandi. Tidak cukup baginya hanya sebatas wudhu tanpa mandi untuk melaksanakan shalat.Dan ketika hal itu —shalat tanpa mandi junub— dilakukan dengan sengaja, maka ia berdosa.<span id="more-400"></span></p>
<p>Imam an Nawawi didalam “Syarh” nya mengatakan,”Seandainya seorang melaksanakan shalat dengan sengaja dalam keadaan berhadats tanpa uzur maka ia berdosa menurut kami dan jumhur, namun ia tidaklah dikafirkan. Dan diceritakan dari Abu Hanifah bahwa orang itu kafir karena telah mempermainkannya (perkara tersebut, pen).” (Syarh Muslim juz I hal 371)</p>
<p>Oleh karena itu ketika kita selesai berhubungan suami istri atau mendapatkan mimpi basah dan terbangun pada saat adzan shubuh maka tetap diwajibkan bagi kita untuk mandi junub terlebih sebelum melakukan shalat. Dengan kata lain mandi bagi seorang yang junub adalah wajib.</p>
<p>Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata,”Bersuci dari janabah adalah wajib. Tidak diperbolehkan bagi seseorang melaksanakan shalat dalam keadaan junub dan tidak pula berhadats sehingg dia bersuci.” (Majmu al Fatawa juz IV hal 454)</p>
<p>Wallahu A’lam<br />
Era Muslim</p>
<!-- letsfxad_adsused_c= 4--><div class="shr-publisher-400"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2012/02/hukum-shalat-dalam-keadaan-junub/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Amalan-amalan Pembuka Pintu Rizqi</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2011/12/amalan-amalan-pembuka-pintu-rizqi/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2011/12/amalan-amalan-pembuka-pintu-rizqi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 17:05:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Dzikir]]></category>
		<category><![CDATA[amalan pembuka rizqi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=395</guid>
		<description><![CDATA[Inilah Amalan Pembuka Pintu Rezeki. Diantara amalan yang akan membukakan pintu rezeki dan menjauhkan dari kesempitan hidup adalah : 1.Membaca “La ilaha illahah” Barang siapa yang lambat rezekinya hendaklah banyak mengucapkan la hawla wala quwwata illa billah (HR.At-Tabrani. 2.Membaca “La ilaha illallahul malikul haqqul mubin” Barangsiapa yang membaca “La ilaha illallahul malikul haqqul mubin”, maka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Inilah Amalan Pembuka Pintu Rezeki. Diantara amalan yang akan membukakan pintu rezeki dan menjauhkan dari kesempitan hidup adalah :</p>
<p><strong>1.Membaca “La ilaha illahah”</strong></p>
<p>Barang siapa yang lambat rezekinya hendaklah banyak mengucapkan la hawla wala quwwata illa billah (HR.At-Tabrani.</p>
<p><strong>2.Membaca “La ilaha illallahul malikul haqqul mubin”</strong></p>
<p>Barangsiapa yang membaca “La ilaha illallahul malikul haqqul mubin”, maka bacaan itu akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa takut dalam kubur”. (HR. Abu Nu’aim dan Ad-Dailami).</p>
<p><strong>3.Melanggengkan Istighfar</strong></p>
<p>“Barangsiapa melanggengkan istighfar, niscaya Allah mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan dan memberikan dia rezeki dari arah yang tidak diduganya”. (HR.Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).</p>
<p><strong>4.Membaca Surah Al-Ikhlas</strong></p>
<p>“Barangsiapa yang membaca surah al-Ikhlas ketika masuk rumah, maka (berkah bacaan) menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya”. (HR.Tabrani).</p>
<p><strong>5.Membaca surah al-Waqi’ah</strong></p>
<p>“Barangsiapa membaca surah al-Waqi’ah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kesempitan hidup”. (HR. Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman).</p>
<p><strong>6.Memperbanyak Shalawat atas Nabi Shallahu Alaihi Wa Sallam</strong></p>
<p>Ubay bin Ka’ab meriwayatkan , bila telah berlalu sepertiga malam, Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam berdiri seraya bersabda, “Wahau manusia, berzikirlah mengingat Allah. Akan datang tiupan (sangkakala kiamat), pertama kemudian diiringi tiupan keuda. Akan datang kematian dan segala kesulitan yang ada di dalamnya”.</p>
<p><strong>7.Membaca “Subhanallah wabihamdihi subhanallahil ‘adzhim</strong></p>
<p>..dari setiap kalimat itu seorang malaikat yang bertasbih kepada Allah Ta’ala sampai diberikan untukmu sampia hari Kiamat yang pahala tasbihnya itu diberikan untukmu”. (HR.Al-Mustaqfiri dalam Ad-Da’wat, dinukilkan dari Ihya Ulumuddin al-Ghazali).</p>
<p>Sementara itu, diriwayatkan dari Ibnu Abbas, ada beberapa orang musyrik yang telah berbuat maksiat dan dosa, yaitu mereka membunuh dan berzina. Maka, m ereka menghadap Rasulullah untuk bertobat. Mereka pun bertanya kepada beliau, apakah akan diterima tobat mereka? Maka, turunlah ayat ini yang menerangkan hendaknya jangan berputus asa untuk terus mencari ampunan Allah Rabbul Alamin.</p>
<p>“Katakanlah, “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri! Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang”. (Al-Qur’an : Az-Zummar : 53)</p>
<p>Atau jika Anda ingin kaya harta dan panen pahala, anda juga dapat mengamalkan resep berikut:</p>
<p>    1. Memperbanyak Istighfar<br />
    2. Bertakwa kepada Alloh<br />
    3. Bertawakal kepada Alloh<br />
    4. Rajin beribadah kepada Alloh<br />
    5. Haji dan umroh<br />
    6. Banyak silaturrahim<br />
    7. Banyak sedekah<br />
    8. Menafkahi penuntut ilmu<br />
    9. Membantu orang-orang yang lemah<br />
    10.Hijrah ke jalan Alloh</p>
<p>                                                      Sumber: eramuslim.com dan beberapa bulletin Jum&#8217;at </p>
<!-- letsfxad_adsused_c= 4--><div class="shr-publisher-395"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2011/12/amalan-amalan-pembuka-pintu-rizqi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dzikir Asmaul Husna dan Manfaatnya</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2011/10/dzikir-asmaul-husna-dan-manfaatnya/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2011/10/dzikir-asmaul-husna-dan-manfaatnya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Oct 2011 15:42:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Dzikir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=387</guid>
		<description><![CDATA[Dzikir Asmaul Husna adalah dzikir untuk memuji Nama-Nama Tuhan yang Maha Segalanya. Saat kita melantunkan puji-pujian kepada-NYA, sebenarnya itulah saat kita membuka jalur koneksi dengan kekuatan paling mutakhir yang ada di alam semesta ini. Misalnya, saat kita berdzikir berulang-ulang menyebut “Ya Bari’!” maka kita membuka jalur koneksi dengan kekuatan energi gaib penyembuhan yang ada di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Dzikir Asmaul Husna adalah dzikir untuk memuji Nama-Nama Tuhan yang Maha Segalanya. Saat kita melantunkan puji-pujian kepada-NYA, sebenarnya itulah saat kita membuka jalur koneksi dengan kekuatan paling mutakhir yang ada di alam semesta ini.</p>
<p>Misalnya, saat kita berdzikir berulang-ulang menyebut “Ya Bari’!” maka kita membuka jalur koneksi dengan kekuatan energi gaib penyembuhan yang ada di seluruh alam semesta sehingga bisa diniatkan untuk menyebuhkan semua penyakit.</p>
<p>Atau misalnya, kita berdzikir berulang menyebut  ”Ya ‘Aliy!” maka kita membuka jalur koneksi dengan kekuatan energi gaib kecerdasan yang ada di seluruh alam semesta  sehingga bisa diniatkan untuk mencerdaskan otak anak kita.</p>
<p>Sebelum dipaparkan bagaimana cara meniatkannya secara lengkap, berikut adalah Nama-Nama Allah SWT (Asmaul husna):</p>
<p>1. Allah<br />
2. Ar-Rahman – Maha Pemurah<br />
3. Ar-Rahim – Maha Penyayang<br />
4. Al-Malik – Maha Merajai/Pemerintah<br />
5. Al-Quddus – Maha Suci<br />
6. As-Salam – Maha Penyelamat<br />
7. Al-Mu’min – Maha Pengaman<br />
8. Al-Muhaymin – Maha Pelindung/Penjaga<br />
9. Al-Aziz – Maha Mulia/Perkasa<br />
10. Al-Jabbar – Maha Pemaksa<br />
11. Al-Mutakabbir – Maha Besar<br />
12. Al-Khaliq – Maha Pencipta<br />
13. Al-Bari’ – Maha Perancang<br />
14. Al-Musawwir – Maha Menjadikan Rupa Bentuk<br />
15. Al-Ghaffar – Maha Pengampun<br />
16. Al-Qahhar – Maha Menundukkan<br />
17. Al-Wahhab – Maha Pemberi<br />
18. Ar-Razzaq – Maha Pemberi Rezeki<br />
19. Al-Fattah – Maha Pembuka<br />
20. Al-Alim – Maha Mengetahui<br />
21. Al-Qabid – Maha Penyempit Hidup<br />
22. Al-Basit – Maha Pelapang Hidup<br />
23. Al-Khafid – Maha Penghina<br />
24. Ar-Rafi – Maha Tinggi<br />
25. Al-Muiz – Maha Pemberi Kemuliaan/Kemenangan<br />
26. Al-Muthil – Maha Merendahkan<br />
27. As-Sami – Maha Mendengar<br />
28. Al-Basir – Maha Melihat<br />
29. Al-Hakam – Maha Menghukum<br />
30. Al-Adl – Maha Adil<br />
31. Al-Latif – Maha Halusi<br />
32. Al-Khabir – Maha Waspada<br />
33. Al-Halim – Maha Penyantun<br />
34. Al-Azim – Maha Agong<br />
35. Al-Ghafur – Maha Pengampun<br />
36. Ash-Shakur – Maha Pengampun<br />
37. Al-Aliyy – Maha Tinggi Martabat-Nya<br />
38. Al-Kabir – Maha Besar<br />
39. Al-Hafiz – Maha Pelindung<br />
40. Al-Muqit – Maha Pemberi Keperluan<br />
41. Al-Hasib – Maha Mencukupi<br />
42. Aj-Jalil – Maha Luhur<br />
43. Al-Karim – Maha Mulia<br />
44. Ar-Raqib – Maha Pengawas<br />
45. Al-Mujib – Maha Mengabulkan<br />
46. Al-Wasi – Maha Luas Pemberian-Nya<br />
47. Al-Hakim – Maha Bijaksana<br />
48. Al-Wadud – Maha Pencinta<br />
49. Al-Majid – Maha Mulia<br />
50. Al-Baith – Maha Membangkitkan<br />
51. Ash-Shahid – Maha Menyaksikan<br />
52. Al-Haqq – Maha Benar<br />
53. Al-Wakil – Maha Berserah<br />
54. Al-Qawiyy – Maha Memiliki Kekuatan<br />
55. Al-Matin – Maha Sempurna Kekuatan-Nya<br />
56. Al-Waliyy – Maha Melinuingi<br />
57. Al-Hamid – Maha Terpuji<br />
58. Al-Muhsi – Maha Menghitung<br />
59. Al-Mubdi’ – Maha Memulai/Pemula<br />
60. Al-Muid – Maha Mengembalikan<br />
61. Al-Muhyi – Maha Menghidupkan<br />
62. Al-Mumit – Maha Mematikan<br />
63. Al-Hayy – Maha Hidup<br />
64. Al-Qayyum – Maha Berdiri Dengan Sendiri-Nya<br />
65. Al-Wajid – Maha Menemukan<br />
66. Al-Majid – Maha Mulia<br />
67. Al-Wahid – Maha Esa<br />
68. As-Samad – Maha Diminta<br />
69. Al-Qadir – Maha Kuasa<br />
70. Al-Muqtadir – Maha Menentukan<br />
71. Al-Muqaddim – Maha Mendahulukan<br />
72. Al-Mu’akhkhir – Maha Melambat-lambatkan<br />
73. Al-’Awwal – Maha Pemulaan<br />
74. Al-’Akhir – Maha Penghabisan<br />
75. Az-Zahir – Maha Menyatakan<br />
76. Al-Batin – Maha Tersembunyi<br />
77. Al-Wali – Maha Menguasai Urusan<br />
78. Al-Mutaali – Maha Suci/Tinggi<br />
79. Al-Barr – Maha Bagus (Sumber Segala Kelebihan)<br />
80. At-Tawwab – Maha Penerima Taubat<br />
81. Al-Muntaqim – Maha Penyiksa<br />
82. Al-Afuww – Maha Pemaaf<br />
83. Ar-Ra’uf – Maha Mengasihi<br />
84. Malik Al-Mulk – Maha Pemilik Kekuasaan<br />
85. Thul-Jalali wal-Ikram – Maha Pemilik Keagungan dan Kemuliaan<br />
86. Al-Muqsit – Maha Mengadili<br />
87. Aj-Jami – Maha Mengumpulkan<br />
88. Al-Ghaniyy – Maha Kaya Raya<br />
89. Al-Mughni – Maha Penberi Kekayaan<br />
90. Al-Mani – Maha Membela/Menolak<br />
91. Ad-Darr – Maha Pembuat Bahaya<br />
92. An-Nafi – Maha Pemberi Manfaat<br />
93. An-Nur – Maha Pemberi Cahaya<br />
94. Al-Hadi – Maha Pemberi Petunjuk<br />
95. Al-Badi – Maha Indah/Tiada Bandingan<br />
96. Al-Baqi – Maha Kekal<br />
97. Al-Warith – Maha Membahagi/Mewarisi<br />
98. Ar-Rashid – Maha Pandai/Bijaksana<br />
99. As-Sabur – Maha Penyabar</p>
<p>Cara berdzikir berdasarkan manfaatnya menurut buku “Khasiat Asmaul-Husna” karya Abu Nur Husnina sebagai berikut:</p>
<p>1. “Ya Allah!” apabila dizikirkan 500 x setiap malam, lebih-lebih lagi selepas sholat tahajjud atau sholat sunat 2 rakaat mempunyai pengaruh yang besar di dalam mencapai segala yang diusahakan dan dihajati.</p>
<p>2. “Ya Rahman!” apabila dizikirkan sesudah sholat 5 waktu sebanyak 500x, maka hati kita akan menjadi terang, tenang &#038; sifat-sifat pelupa &#038; gugup akan hilang dengan izin Allah.</p>
<p>3. “Ya Rahim!” apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap hari, InsyaAllah kita akan mempunyai daya penarik yang besar sekali hingga manusia merasa cinta &#038; kasih serta sayang terhadap kita.</p>
<p>4. “Ya Malik!” apabila dizikirkan sebanyak 121 x setiap pagi atau setelah tergelincirnya matahari, segala perkerjaan yang dilakukan setiap hari akan mendatangkan berkat &#038; kekayaan yang diridhoi Allah.</p>
<p>5. “Ya Quddus!” apabila dizikirkan sebanyak 100 x setiap pagi setelah tergelincir matahari, maka hati kita akan terjaga dari semua penyakit hati seperti sombong, iri hari, dengki dll.</p>
<p>6. “Ya Salam!” apabila dizikirkan sebanyak 136 x, InsyaAllah jasmani &#038; rohani kita akan terhindar dari segala penyakit sehingga badan menjadi segar sehat &#038; sejahtera.</p>
<p>7. “Ya Mukmin!” apabila dizikirkan sebanyak 236 x, InsyaAllah diri kita, keluarga &#038; segala kekayaan yang dimiliki akan terpelihara &#038; aman dari segala macam gangguan kejahatan.</p>
<p>8. “Ya Muhaimin!” apabila dizikirkan sebanyak 145 x sesudah sholat fardhu Isya, Insyaallah pikiran &#038; hati kita akan menjadi terang &#038; bersih.</p>
<p>9. “Ya ‘Aziz!” apabila dizikirkan sebanyak 40 x sesudah sholat subuh, InsyaAllah, kita akan menjadi orang yang mulia, disegani orang yang penuh kewibawaan.</p>
<p>10.”Ya Jabbar!” apabila dizikirkan sebanyak 226 x pagi &#038; petang, semua musuh akan menjadi tunduk &#038; patuh dengan izin Allah.</p>
<p>11. “Ya Mutakabbir!” apabila dizikirkan sebanyak 662 x, maka dengan kebijaksanaan bertindak, kita akan dapat menundukkan semua musuh, bahkan mereka akan menjadi pembantu yg setia.</p>
<p>12.”Ya Khaliq!” dibaca mengikut kemampuan atau sebanyak 731x, InsyaAllah yang ingin otak cerdas, cepat menerima sesuatu pelajaran , amalan ini akan memberikan otak kita cerdas dan cepat faham.</p>
<p>13.”Ya Baarii’!” sekiranya kita berada didalam kesukaran atau sedang sakit, dibaca sebanyak 100 x selama 7 hari berturut-turut, InsyaAllah kita akan terlepas dari kesukaran &#038; sembuh dari penyakit tersebut.</p>
<p>14.”Ya Musawwir!” sekiranya seorang isteri yang sudah lama belum mempunyai anak, maka ikhtiarnya dengan berpuasa selama 7 hari dari hari Minggu hingga Sabtu. Di waktu akan berbuka puasa, ambil segelas air &#038; dibacakan “Ya Musawwir” sebanyak 21 x, kemudian diminum air tersebut untuk berbuka puasa. Bagi sang suami, hendaklah melakukan amalan yang sama tetapi hanya dengan berpuasa selama 3 hari. Kemudian pada waktu hendak berjima’, bacalah zikir ini sebanyak 10 x, InsyaAllah akan dikurniakan anak yang soleh.</p>
<p>15.”Ya Ghaffaar!” sambil beri’tikaf (diam dalam masjid dalam keadaan suci) bacalah zikir ini sebanyak 100 x sambil menunggu masuknya waktu sholat Jumaat, InsyaAllah akan diampunkan dosa-dosa kita.</p>
<p>16.”Ya Qahhaar!” dizikir menurut kemampuan atau sebanyak 306 x, maka hati kita akan dijaga dari ketamakkan &#038; kemewahan dunia &#038; InsyaAllah orang-orang yang selalu memusuhi kita akan sadar &#038; tunduk akhirnya.</p>
<p>17. “Ya Wahhaab!” dizikir sebanyak 100 x sesudah sholat fardhu, barang siapa yang selalu didalam kesempitan, Insya Allah segala kesulitan atau kesempitan dalam soal apa pun akan hilang.</p>
<p>18. “Ya Razzaq!” dizikir mengikut kemampuan sesudah sholat fardhu khususnya sholat subuh, Insya Allah akan dipermudahkan rezeki yang halal &#038; membawa berkat. Rezeki akan datang tanpa diduga.</p>
<p>19. “Ya Fattah!” dizikir sebanyak 71 x sesudah selesai sholat subuh, InsyAllah hati kita akan dibuka oleh Allah, sehingga mudah menerima kebenaran, pengetahuan dan kebijaksanaan.</p>
<p>20. “Ya ‘Aalim!” dizikir sebanyak 100 x setiap kali selesai sholat Maktubah, Insya Allah akan mendapat kemakrifatan yang sempurna.</p>
<p>21. “Ya Qaabidhu!” dizikirkan 100 x setiap hari, maka dirinya akan semakin dekat dengan Allah &#038; terlepas dari segala bentuk ancaman.</p>
<p>22. “Ya Baasithu!” Bagi mereka yg berniaga atau mempunyai usaha2 lain, kuatkanlah usaha &#038; berniaga itu dengan memperbanyakkan membaca zikir ini setiap hari, InsyaAllah rezeki akan menjadi murah.</p>
<p>23. “Ya Khaa’fidh!” dizikirkan sebanyak 500 x setiap hari, dalam keadaan suci, khusyuk &#038; tawaduk, InsyaAllah segala maksud akan ditunaikan Allah. Juga apabila mempunyai musuh, musuh itu akan jatuh martabatnya.</p>
<p>24. “Ya Raafi!” dizikirkan setiap hari, baik siang atau malam sebanyak 70 x, InsyaAllah keselamatan harta benda di rumah, di kedai atau di tempat-tempat lain akan selamat &#038; terhindar dari kecurian.</p>
<p>25. “Ya Mu’izz!” dizikirkan sebanyak 140 x setiap hari, Insya Allah akan memperolehi kewibawaan yang besar terutama ketua-ketua jabatan atau perniagaan.</p>
<p>26. “Ya Muzill!” Perbanyakkanlah zikir ini setiap hari, sekiranya ada orang berhutang kepada kita &#038; sukar untuk memintanya, InsyaAllah si penghutang akan sadar &#038; membayar hutangnya kembali.</p>
<p>27. “Ya Samii’!” Sekiranya inginkan doa kita makbul &#038; pendengaran telinga kita tajam, biasakanlah zikir ini setiap hari menurut kemampuan, lebih-lebih lagi sesudah sholat Dhuha, InsyaAllah doa kita akan mustajab.</p>
<p>28. “Ya Bashiir!” Dizikirkan sebanyak 100 x sebelum sholat Jumat, InsyaAllah akan menjadikan kita terang hati, cerdas otak &#038; selalu diberikan taufik &#038; hidayah dari Allah.</p>
<p>29. “Ya Hakam!” dizikirkan sebanyak 68 x pada tengah malam dalam keadaan suci, InsyaAllah dapat membuka hati seseorang itu mudah menerima ilmu-ilmu agama &#038; membantu kecepatan mempelajari ilmu-ilmu agama.</p>
<p>30. “Ya Adllu!” dizikirkan sebanyak 104 x setiap hari sesudah selesai sholat 5 waktu, InsyaAllah diri kita selalu dapat berlaku adil.</p>
<p>31. “Ya Lathiif!” Dengan memperbanyakkan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah bagi para peniaga, ikhtiar ini akan menjadikan barangan jualannya menjadi laris &#038; maju.</p>
<p>32. “Ya Khabiir!” Dengan memperbanyakkan zikir ini setiap hari, terkandung faedah yang teramat banyak sekali sesuai dengan maksud zikir ini antara lain faedahnya ialah dapat mempertemukan kita dengan siapapun yang kita inginkan, termasuk bertemu dengan teman atau anak yang telah terpisah sekian lama.</p>
<p>33. “Ya Haliim!” Dizikirkan sebanyak 88 x selepas sholat lima waktu, bagi mereka yang mempunyai kedudukan di dalam pemerintahan, organisasi atau kelompok apa saja, InsyaAllah dipastikan kedudukannya tidak akan digoyang atau digugat.</p>
<p>34. “Ya ‘Aziim!” dizikirkan sebanyak 12 x setiap hari untuk orang yang sekian lama menderitaisakit, InsyaAllah akan sembuh. Juga apabila dibaca 12 x kemudian ditiupkan pada tangan lalu diusap-usap pada seluruh badan, maka dengan izin Allah akan terhindar dari gangguan jin, jin syaitan &#038; sebagainya.</p>
<p>35. “Ya Ghafuur!” bagi orang yang bertaubat, hendaklah memperbanyakkan zikir ini dengan mengakui dosa-dosa &#038; beriktikad untuk tidak mengulanginya, InsyaAllah akan diterima taubatnya oleh Allah.</p>
<p>36. “Ya Syakuur!” dizikirkan sebanyak 40 x sehabis sholat hajat, sebagai pengucapan terima kasih kepada Allah, InsyaAllah semua hajat kita akan dimakbulkan Allah. Lakukanlah setiap kali kita mempunyai hajat yang penting &#038; terdesak.</p>
<p>37. “Ya ‘Aliy!” Untuk mencerdaskan otak anak kita yang bebal, tulislah zikir ini sebanyak 110 x (** di dalam bahasa Arab) lalu direndam pada air yang dingin &#038; diberikan si anak meminumnya, InsyaAllah lama kelamaan kecerdasan si anak itu akan berubah cemerlang.</p>
<p>38. “Ya Kabiir!” Bagi seseorang yang kedudukannya telah dirampas atau dilucuti gara-gara sesuatu fitnah, maka bacalah zikir ini sebanyak 1000 x selama 7 hari berturut-turut dalam keadaan suci sebagai pengaduan kepada Allah. Lakukanlah sesudah sholat malam (tahajud atau hajat).</p>
<p>39. “Ya Hafiiz!” dizikir sebanyak 99 x, InsyaAllah diri kita akan terlindung dari gangguan binatang buas terutamanya apabila kita berada di dalam hutan.</p>
<p>40. “Ya Muqiit!” Sekiranya kita berada di dalam kelaparan seperti ketika sesat di dalam hutan atau di mana sahaja sehingga sukar untuk mendapatkan bekalan makanan, maka perbanyakkan zikir ini. InsyaAllah badan kita akan menjadi kuat &#038; segar kerana rasa lapar akan hilang.</p>
<p>41. “Ya Hasiib!” Untuk memperteguhkan kedudukan yang telah kita jawat, amalkan zikir ini sebanyak 777 x sebelum matahari terbit &#038; selepas sholat Maghrib, InsyaAllah akan meneguhkan kedudukan dan terhindar dari gangguan.</p>
<p>42. “Ya Jaliil!” Barangsiapa mengamalkan zikir ini pada sepertiga malam yang terakhir, InsyaAllah kita akan mendapati perubahaan yang mengagumkan – bisnis akan bertambah maju. Andai seorang pegawai, maka kedudukan kita akan ditinggikan dan mendapat tempat yang terhormat izin Allah.</p>
<p>43. “Ya Kariim!” Untuk mencapai darjat yang tinggi &#038; mulia di dunia mahupun di akhirat kelak, maka amalkan zikir ini sebanyak 280 x ketika hendak tidur. Allah akan mengangkat derajat mereka yang mengamalkan zikir ini.</p>
<p>44. “Ya Raqiib!” Untuk penjagaan barang yang dikhawatirkan, maka zikirkan sebanyak 50 x setiap hari dengan niat agar barang-barang yang dikhawatirkan berada di tempat yang jauh &#038; sukar dijaga akan terhindar dari pencurian dan gangguan lainnya.<br />
45. “Ya Mujiib!” Sesungguhnya Allah adalah Zat yang menerima doa hambaNya &#038; agar doa kita mustajab &#038; selalu diterima Allah, hendaklah mengamalkan zikir ini sebanyak 55 x sesudah sholat subuh. Insyaallah Tuhan akan mengabulkan doa kita.</p>
<p>46. “Ya Waasi!” Apabila di dalam kesulitan maka amalkan zikir ini sebanyak 128 x setiap pagi &#038; petang, InsyaAllah segala kesulitan akan hilang berkat pertolongan Allah. Andai zikir ini sentiasa diamalkan, InsyaAllah Tuhan akan menjaga kita dari iri dengki sesama makhluk.</p>
<p>47. “Ya Hakiim!” Bagi pelajar atau sesiapa saja yang memperbanyakkan zikir ini setiap hari, InsyaAllah akalnya akan menjadi cerdas &#038; lancar didalam menghafal &#038; mengikuti pelajaran. Amalkanlah sekurang-kurangnya 300x setiap hari.</p>
<p>48. “Ya Waduud!” Amalkan zikir ini sebanyak 11,000 x pada setiap malam. InsyaAllah kita akan menjadi insan yang sentiasa bernasib baik, disayangi &#038; rumahtangga kita akan sentiasa berada didalam keadaan harmoni.</p>
<p>49. “Ya Majiid!” Untuk ketenteraman keluarga. Setiap anggota keluarga sentiasa menyayangi &#038; menghormati kita sebagai kepala keluarga, maka amalkan zikir ini sebanyak 99 x, sesudah itu hembuskan kedua belah tapak tangan &#038; usap ke seluruh tubuh dan muka. InsyaAllah semua anggota keluarga kita akan menyayangi &#038; menghormati kita.</p>
<p>50. “Ya Baa’its!” Zikirkan sebanyak 100 x dengan meletakkan kedua tangan ke dada, InsyaAllah akan memberi kelapangan dada dengan ilmu &#038; hikmah.</p>
<p>51. “Ya Syahiid!” Apabila ada di kalangan anggota keluarga kita yang suka membangkang dan sebagainya, maka zikirkan sebanyak 319 x secara berterusan setiap malam sehingga si pembangkang akan sedar &#038; berubah perangainya.</p>
<p>52. “Ya Haq”! Perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah ianya sangat berfaedah sekali untuk menebalkan iman &#038; taat di dalam menjalankan perintah Allah.</p>
<p>53. “Ya Wakiil” Sekiranya terjadi hujan yang disertai ribut yang kuat, atau terjadi gempa, maka ketika itu perbanyakkan zikir ini, InsyaAllah bencana tersebut akan menjadi reda &#038; kembali seperti sediakala.</p>
<p>54. “Ya Qawiy!” Amalkan zikir ini sebanyak mungkin agar kita tidak gentar apabila berhadapan dengan keadaan apapun termasuk keadaan yang berbahaya.</p>
<p>55. “Ya Matiin!” Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin untuk mengembangkan kekuatan sehingga musuh apapun merasa gentar dan ketakutan.</p>
<p>56. “Ya Waliy!” mengamalkan zikir ini akan mengukuhkan kedudukan kita dan terhindar dari gangguan oleh orang-orang yang bersifat dengki.</p>
<p>57. “Ya Hamiid!” Perbanyakkan zikir ini sebagai pengakuan bahwa hanya Allah saja yang paling berhak menerima segala pujian.</p>
<p>58. “Ya Muhshiy!” Sekiranya kita inginkan diri kita digolongkan didalam pertolongan yang selalu dekat dengan Allah (muraqabah), maka amalkan zikir ini sebanyak mungkin sesudah sholat 5 waktu.</p>
<p>59. “Ya Mubdiu!” Agar segala apa yang kita rancangkan akan berhasil, maka zikirkan sebanyak 470 x setiap hari.</p>
<p>60. “Ya Mu’id!” Andai ada anggota keluarga yang menghilangkan diri dan sebagainya, amalkan zikir ini sebanyak 124 x setiap hari sesudah sholat.<br />
61. “Ya Muhyiy!” amalkan zikir ini sebanyak 58 x setiap hari, InsyaAllah kita akan diberikan kemuliaan derajat dunia &#038; akhirat kelak.</p>
<p>62. “Ya Mumiit!” Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah akan dipermudahkan didalam perniagaan, bisnis, politik dan sebagainya.</p>
<p>63. “Ya Hayyu!” Untuk mencapai kekuatan mental/batiniah didalam menjalani kehidupan, perbanyakkanlah zikir ini.</p>
<p>64. “Ya Qayyuum!” Telah berkata Imam Ghazali bahawa barangsiapa yang ingin memperolehi harta yang banyak lagi barokah, ingin dikasihi oleh setiap manusia, ingin berwibawa, ditakuti musuh &#038; ingin menjadi insan yang terhormat, maka berzikirlah dgn “Ya Hayyu Ya Qayyuum…” sebanyak 1,000 x setiap malam atau siang hari. Hendaklah melakukannya secara terus menerus, Insya Allah akan tercapai segala hajat.</p>
<p>65. “Ya Waajid!” Andai berkeinginan keperibadian yang kukuh, tidak mudah terpengaruh &#038; teguh pendirian, maka perbanyakkan zikir ini.</p>
<p>66. “Ya Maajid!” Demi kecerdasan otak dan agar dipermudahkan hati untuk menerima pelajaran, maka hendaklah pelajar tersebut memperbanyakkan zikir ini setiap hari.</p>
<p>67. “Ya Waahid!” Bagi pasangan yang belum dikaruniai anak dan ingin segera untuk menimang bayi, amalkanlah zikir ini sebanyak 190 x setiap kali selesai menunaikan sholat 5 waktu selama satu bulan &#038; selama itu juga hendaklah berpuasa sunat Senin dan kamis.</p>
<p>68. “Ya Somad! Ketika dalam kelaparan akibat tersesat atau kesempitan hidup, maka mohonkan kepada Allah dengan zikir ini sebanyak mungkin. InsyaAllah, diri akan terasa segar &#038; sentiasa merasa longgar hidupnya.</p>
<p>69. “Ya Qaadir!” Apabila kita berhajatkan sesuatu namun selalu gagal, maka amalkan zikir ini sebanyak 305 x setiap hari, Insya Allah segala hajat akan berhasil.</p>
<p>70. “Ya Muqtadir!” Agar tercapai keinginan yang dikehendaki, selain perlu berikhtiar lahirah, maka berzikirlah dengan zikir ini semampunya. Zikir ini mempercepatkan keberhasilan keinginan kita.</p>
<p>71. “Ya Muqaddim!” Menurut Imam Ahmad bin Ali Al-Buuniy, beliau berkata “Barangsiapa yang berzikir dengan zikir ini sebanyak 184 x setiap hari, InsyaAllah, niscaya segala usahanya akan berhasil”.</p>
<p>72. “Ya Muahkhir”! Bagi meninggikan lagi ketaatan kita kepada Allah, perbanyakkanlah zikir ini.</p>
<p>73. “Ya Awwal!!” Barangsiapa yang mengamalkan zikir ini sebanyak 37 x setiap hari, InsyaAllah segala apa yang dihajati akan diperkenankan Allah.</p>
<p>74. “Ya Aakhir!” Amalkan berzikir sebanyak 200 x sesudah sholat 5 waktu selama satu bulan, InsyaAllah Tuhan akan membuka pintu rezeki yang halal.</p>
<p>75. “Ya Dhaahir!” Amalkanlah zikir ini sebanyak 1,106 x selesai sholat waktu di tempat yang sunyi (khalwat), niscaya Allah akan membuka hijab padanya dari segala rahasia yang sukar serta diberi kefahaman ilmu.</p>
<p>76. “Ya Baathinu!” Seperti no. 75 juga, tetapi amalkan sebanyak 30 x sesudah sholat fardhu.</p>
<p>77. “Ya Waaliy!” Memperbanyakkan zikir ini setiap pagi &#038; petang menyebabkan seseorang menjadi ahli ma’rifat dan hatinya dibuka oleh Allah. Para wali Allah juga selalu memperbanyakkan zikir ini</p>
<p>78. “Ya Muta’aAliy!” Sekiranya kita ingin berjumpa dengan mereka yang berkedudukan tinggi atau mereka yang sukar ditemui, maka bacalah zikir ini sebanyak mungkin. InsyaAllah dengan mudah kita akan berjumpa dengannya &#038; segala hajat yang penting akan berhasil.</p>
<p>79. “Ya Barr!” Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin setiap hari, InsyaAllah segala apa yang kita hajati akan terlaksana dengan mudah.</p>
<p>80. “Ya Tawwaab!” Bagi orang yang selalu membuat dosa &#038; ingin bertaubat maka hendaklah memperbanyakkan zikir ini supaya dengan mudah diberikan petunjuk kembali ke jalan yang lurus.</p>
<p>81. “Ya Muntaqim!” Jika kita berhadapan dengan orang yang zalim, supaya dia tidak melakukan kezalimannya terhadap kita, maka hendaklah kita memperbanyakkan zikir ini setiap kali sesudah sholat fardhu. Insyaallah, kita akan mendapat pertolongan Allah.</p>
<p>82. “Ya ‘Afuww!” Barangsiapa memperbanyakkan zikir ini, niscaya dia akan diampuni segala dosanya oleh Allah.</p>
<p>83. “Ya Rauuf!” Bagi siapa yang ingin dirinya disayangi dan disenango oleh teman atau siapa saja yang memandangnya, amalkan zikir ini waktu siang malam.</p>
<p>84. “Ya Maalikul Mulki!” Seseorang pimpinan/ ketua yang ingin kedudukan yang langgeng dan tanpa diganggu gugat, hendaklah selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 212 x sesudah sholat fardhu &#038; 212 pada setiap malam selama sebulan.<br />
85. “Ya Zul Jalaali wal Ikraam!” Amalkanlah zikir ini sebanyak 65 x setiap hari selama sebulan, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai dengan pertolongan Allah.</p>
<p>86. “Ya Muqsith!” Berzikirlah dengan zikir ini mengikut kemampuan, InsyaAllah Tuhan akan menganugerahkan sifat adil kepada mereka yang mengamalkannya.</p>
<p>87. “Ya Jaami’!” Sekiranya ada dikalangan keluarga kita atau isteri kita yang lari dari rumah, maka amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin pada setiap hari dengan niat semoga Allah menyadarkan orang tersebut. Dengan izin Allah orang yang lari itu akan pulang dalam jangka waktu yang singkat.</p>
<p>88. “Ya Ghaniy!” Amalkanlah zikir ini pada setiap hari sebanyak mungkin, InsyaAllah apa yang kita usahakan akan cepat berhasil &#038; kekayaan yang kita perolehi itu akan mendapat berkat.</p>
<p>89. “Ya Mughniy!” Mintalah kekayaan yang bermanfaat untuk kehidupan dunia &#038; akhirat kepada Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, InsyaAllah segala hajat kita akan tercapai.</p>
<p>90. “Ya Maani’!” Andai kita selalu mengamalkan zikir ini sebanyak 161 x pada waktu menjelang sholat subuh setiap hari, InsyaAllah kita akan terhindar dari orang-orang yang zalim &#038; suka membuat angkara.</p>
<p>91. “Ya Dhaarr!” Asma ini sangat berguna didalam ikhtiar kita untuk menyembuhkan sesuatu penyakit yang sudah menahun dan lama diobati. Amalkanlah zikir ini sebanyak 1001 x pada setiap hari, InsyaAllah dengan ikhtiar ini penyakitnya cepat sembuh.</p>
<p>92. “Ya Naafi’ “! Menurut Imam Ahmad Al-Buniy, barangsiapa mengamalkan zikir ini setiap hari, maka bagi orang yang sakit, sakitnya akan sembuh, &#038; bagi orang yang susah akan dihilangkan kesusahannya dengan izin Allah.</p>
<p>93. “Ya Nuur!” Menurut Sheikh Ahmad bin Muhammad As Shawi, barangsiapa yang menghendaki kemuliaan yang agung &#038; memperolehi apa terbaik untuk kebaikan di dunia akhirat, maka hendaklah selalu berzikir dengan zikir ini pagi &#038; petang.</p>
<p>94. “Ya Haadiy!” Bagi siapa yang dalam perjalanan ke suatu tempat tertentu, kemudian ia tersesat, hendaklah ia memohon petunjuk Allah dengan memperbanyakkan zikir ini, akan diberikan pertolongan Allah lepas dari kesesatan tersebut.</p>
<p>95. “Ya Baadii!” Andai kita mempunyai rencana/rancangan yang sangat penting &#038; bagi memastikan rencana kita itu berjaya dan berjalan lancar, maka berzikirlah dengan zikir ini sebanyak 500 x selepas sholat fardhu. InsyaAllah Tuhan akan memberikan pertolongan hingga rencana kita  sukses.</p>
<p>96. “Ya Baaqy!” Amalkanlah zikir ini sebanyak mungkin tanpa batas waktu, InsyaAllah dengan ikhtiar ini semua perkerjaan yang telah dilakukan akan berda pada puncak sukses dan rezeki tidak akan mudah terlepas, bisnis tidak akan rugi atau bangkrut.</p>
<p>97. “Ya Waarits!” berzikir sebanyak 500 x selepas sholat fardhu atau sebagainya, segala urusan kita akan berjalan lancar. Pada setiap malam berzikir dengan zikir ini sebanyak 707 x, Allah akan memberi petunjuk sehingga usaha kita akan berhasil dengan ridho-NYA.</p>
<p>98. “Ya Rasyiid!” biasakanlah zikir ini sebanyak mungkin, niscaya otak kita akan bertambah cerdas.</p>
<p>99. “Ya Shabuur!” Agar kita diberi kesabaran oleh Allah dalam segala hal, maka perbanyakkanlah zikir ini menurut kemampuan. Dengan sifat sabar penuh pengharapan, maka segala usaha akan mencapai kejayaan.</p>
<p> @wongalus</p>
<!-- letsfxad_adsused_c= 4--><div class="shr-publisher-387"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2011/10/dzikir-asmaul-husna-dan-manfaatnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Cara agar Do&#8217;a Cepat Terkabul</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2011/10/bagaimana-cara-agar-doa-cepat-terkabul/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2011/10/bagaimana-cara-agar-doa-cepat-terkabul/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Oct 2011 16:18:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Do'a]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=380</guid>
		<description><![CDATA[Do&#8217;a merupakan inti ibadah dan berpahala besar. Tidak ada satu ibadah pun tanpa berdo&#8217;a. Do&#8217;a mempunyai kemampuan luar biasa yang tidak terjangkau oleh kemampuan akal dan usaha manusia. Dengan doa, perkara susah berubah menjadi mudah, orang benci menjadi senang, orang miskin menjadi kecukupan, dan sebagainya. Setiap muslim selalu membutuhkan do&#8217;a. Begitu juga manusia dalam kehidupan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Do&#8217;a merupakan inti ibadah dan berpahala besar. Tidak ada satu ibadah pun tanpa berdo&#8217;a. Do&#8217;a mempunyai kemampuan luar biasa yang tidak terjangkau oleh kemampuan akal dan usaha manusia. Dengan doa, perkara susah berubah menjadi mudah, orang benci menjadi senang, orang miskin menjadi kecukupan, dan sebagainya. </p>
<p>Setiap muslim selalu membutuhkan do&#8217;a. Begitu juga manusia dalam kehidupan selalu membutuhkan sandaran untuk setiap keluh kesahnya dan tidak mungkin setiap usaha bisa berhasil tanpa berdo&#8217;a. Maka do&#8217;a adalah senjata andalan bagi setiap muslim. Tetapi tidak semua do&#8217;a bernilai ibadah dan pahala serta terkabulkan sebab terdapat kekeliruan, penghalang, dan kesalahan yang menjadi penyebab doa tersebut tertahan. Maka sangat perlu bagi setiap muslim mengetahui aturan, etika, syarat-syarat serta tata cara berdoa yang benar sesuai dengan syariat.</p>
<p><strong>I. Etika Berdoa</strong></p>
<li>
1. Ikhlas karena Allah semata<br />
2. Mengawalinya dengan pujian dan sanjungan kepada Allah, lalu diikuti dengan bacaan shalawat atas Rasulullah dan diakhiri dengan hal itu pula<br />
3. Bersungguh-sungguh dalam memanjatkan doa, serta yakin akan dikabulkan<br />
4. Mendesak dengan penuh kerendahan dalam berdoa dan tidak terburu-buru<br />
5. Menghadirkan hati dalam doa<br />
6. Memanjatkan doa baik dalam keadaan lapang maupun susah<br />
7. Tidak memohon kecuali hanya kepada Allah semata<br />
8. Tidak mendoakan keburukan kepada keluarga, harta, anak, dan diri sendiri<br />
9. Merendahkan suara dalam berdoa yaitu antara samar dan keras<br />
10. Mengakui dosa yang telah diperbuat, lalu memohon ampunan atasnya, serta mengakui nikmat yang telah diterima dan bersyukur kepada Allah atas nikmat tersebut<br />
11. Tidak membebani diri dalam membuat sajak dalam berdoa<br />
12. Tadharru&#8217; (merendahkan diri), khusyu&#8217;, raghbah (berharap untuk dikabulkan) dan rahbah (rasa takut untuk tidak dikabulkan)<br />
Sebagaimana firman Alah:<br />
&#8220;Maka Kami kabulkan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya, dan Kami jadikan istrinya (dapat mengandung). Sungguh, mereka selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka orang-orang yang khusyu&#8217; kepada Kami.&#8221; (Al-Anbiya:90)</p>
<p>13. Mengembalikan (hak orang lain) yang dizhalimi disertai dengan taubat.<br />
14. Memanjatkan doa tiga kali.<br />
15. Menghadap kiblat.<br />
16. Mengangkat kedua tangan dalam berdoa.</li>
<p><strong>II. Cara mengangkat tangan dalam berdoa:</strong></p>
<li>
a. Ibnu Abbas berpendapat bahwa cara mengangkat tangan dalam berdoa adalah Kedua tangan diangkat hingga sejajar dengan kedua pundak, beristighfar dengan berisyarat satu jari. Adapun ibtihal (istighatsah) mengangkat kedua tangan tinggi-tinggi.</p>
<p>b. Imam al-Qasim bin Muhammad berkata:&#8221;Saya melihat Ibnu Umar berdoa di al-Qashi dengan mengangkat kedua tangannya hingga sejajar dengan kedua pundaknya dan kedua telapak tangannya dihadapkan ke arah wajahnya.&#8221;</p>
<p>c. Adapun doa istisqa (minta hujan) mengangkat tangan tingi-tinggi dan mengarahkan punggung telapak tangan ke langit. Dari Anas bahwa beliau melihat Rasulullah berdoa saat istisqa dengan mengangkat tangan tinggi-tinggi, mengarahkan punggung telapak tangan ke langit, dan mengarahkan tangan sebelah dalam ke arah bumi hingga terlihat putih kedua ketiaknya.</li>
<p><strong>III. Tentang mengusap muka:</strong></p>
<p>Tidak ada satu hadits yang shahih tentang mengusap muka dengan kedua telapak tangan sesudah berdoa. Semua haditsnya sangat lemah dan tidak bisa dijadikan hujjah, jadi tidak boleh dijadikan alasan tentang bolehnya mengusap muka. Imam Nawawi berkata &#8221; Tidak ada Sunnahnya mengusap muka.&#8221; Dan Imam al-&#8217;Izz bin &#8216;Abdus Salam berkata:&#8221;Tidaklah (yang melakukan) mengusap muka melainkan orang yang bodoh.&#8221;</p>
<li>
17. Jika memungkinkan, Berwudhu terlebih dahulu sebelum berdoa.<br />
18. Tidak berlebih-lebihan dalam doa.<br />
19. Bertawassul kepada Allah dengan Nam-Nama-Nya yang Indah dan sifat-sifat-Nya yang Maha Tinggi atau dengan amal shalih yang pernah dikerjakannya atau dengan doa seorang shalih yang masih hidup dan berada di hadapannya<br />
20. Makanan dan minuman yang dikonsumsi serta pakaian yang dikenakan harus berasal dari usaha yang halal<br />
21. Tidak berdoa untuk suatu dosa atau memutuskan silaturrahim.<br />
22. Menjauhi segala bentuk kemaksiatan.<br />
23. Harus menegakkan amar ma&#8217;ruf nahi munkar<br />
24. Hendaklah orang yang berdoa memulai dengan mendoakan diri sendiri, jika dia hendak mendoakan orang lain.<br />
25. Berdoa dengan lafazh yang singkat.<br />
&#8220;Dari Aisyah dia berkata bahwasanya Rasulullah menyukai doa yang singkat lafazhnya dan padat maknanya dan meninggalkan doa selain itu.&#8221; (Abu Daud)</li>
<p><strong>IV. WAKTU, KEADAAN dan TEMPAT DIKABULKANNYA BERDOA</strong></p>
<p><strong>1. Malam Lailatul Qadar</strong><br />
&#8220;Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbitnya fajar.&#8221; (Al-Qadr:3-4)</p>
<p><strong>2. Pertengahan malam terakhir, ketika tinggal sepertiga malam yang terakhir</strong><br />
&#8220;Sesungguhnya Rabb kami yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa tersisa sepertiga malam akhir malam, lalu berfirman: Barangsiapa yang berdoa, maka akan Aku kabulkan, Barangsiapa yang memohon, pasti Aku akan perkenankan dan barangsiapa yang meminta ampun, pasti Aku mengampuninya.&#8221; (Bukhari)</p>
<p><strong>3. Duburush shalawaatil maktuubah (Usai shalat-shalat wajib)</strong><br />
Syaikh bin Baaz berkata:&#8221;Kata Duburush shalah bisa berarti akhir shalat, tetapi sebelum salam, juga bisa berarti sesudah salam (langsung). Banyak sekali hadits-hadits yang menunjukkan kepada dua pengertian itu. Namun kebanyakan hadits-hadits itu menunjukkan bahwa yang dimaksud adalah akhir shalat, tetapi sebelum salam, karena hal itu ada kaitannya dengan doa, (dan seterusnya).&#8221;</p>
<p><strong>4. Waktu antara adzan dan Iqamah</strong><br />
&#8220;Doa tidak akan ditolak antara adzan dan iqamah.&#8221; (Abu daud)</p>
<p><strong>5. Pada setiap kali setelah dikumandangkan adzan</strong><br />
<strong>6. Suatu waktu pada setiap malam hari</strong><br />
<strong>7. Pada saat turun hujan</strong><br />
&#8220;Dua doa yang tidak pernah ditolak: doa pada waktu adzan dan doa pada waktu hujan.&#8221; (Hakim)</p>
<p><strong>8. Pada saat jihad fi sabililah</strong><br />
&#8220;Ada dua doa yang tidak tertolak atau jarang tertolak: doa pada saat adzan dan doa tatkala perang berkecamuk.&#8221; (Abu Daud)</p>
<p><strong>9. Suatu saat pada hari Jumat</strong><br />
&#8220;Sesungguhnya pada hari jumat ada satu sat yang tidak bertepatan seorang hamba muslim shalat dan memohon sesuatu kebaikan kepada Allah melainkan akan diberikan kepadanya, beliau bersyarat dengan tangannya akan sedikitnya waktu tersebut.&#8221; (Bukhari)</p>
<p>Pendapat yang paling kuat berkenaan dengan masalah ini adalah bahwa suatu saat yang dimaksudkan adalah ba&#8217;da ashar di hari Jumat. Tetapi dimungkinkan juga bahwa yang dimaksudkan adalah waktu antara khutbah dan shalat.</p>
<p><strong>10. Ketika bersujud dalam shalat</strong><br />
&#8220;Adapun pada waktu sujud, maka bersungguh-sungguhlah berdoa sebab pada saat itu sangat tepat untuk dikabulkan.&#8221; (Muslim)</p>
<p><strong>11. Jika tidur dalam keadaan suci, lalu bangun pada alam hari, kemudian membaca doa yang ma&#8217;tsur</strong> (doa yang datang dari Rasulullah)<br />
&#8220;Tidaklah seseorang hamba tidur dalam keadan suci lalu terbangun pada malam hari kemudian memohon sesuatu tentang urusan dunia atau akhirat melainkan Allah akan mengabulkannya.&#8221; (Ibnu Majah)</p>
<p><strong>12. Pada saat memanjatkan doa</strong><br />
&#8220;Laa ilaaha illa anta subhanaka inni kuntu minazh-zhalimiin.&#8221; (Al-Anbiya:87)</p>
<p><strong>13. Doa orang-orang setelah meninggalnya seseorang</strong> (ketika memejamkan mata si mayat yang baru saja meninggal dunia)<br />
&#8220;Dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah mendatangi rumah Abu Salamah (pada hari wafatnya), dan beliau mendapatkan kedua mata Abu Salamah terbuka lalu beliau memejamkannya kemudian bersabda: &#8220;Sesungguhnya tatkala ruh dicabut, maka pandangan mata akan mengikutinya’. Beliau bersabda : ‘Janganlah kalian berdoa untuk diri kalian kecuali kebaikan, sebab para malaikat mengamini apa yang kamu ucapkan.&#8221; (Muslim)</p>
<p><strong>14. Ketika berdoa pada saat ditimpa musibah</strong><br />
Yaitu dengan membaca:<br />
&#8220;Inna lillahi wa inna ilaihi Raaji&#8217;un.Allahumma&#8217; jurnii fii mushibatii, wa akhliflii khairam minhaa&#8221;<br />
(Sesungguhnya kita adalah kepunyaan Allah dan kepada-Nya kita akan kembali. Ya Allah berilah ganjaran dalam musibahku ini dan berikanlah ganti kepadaku yang lebih baik darinya)</p>
<p><strong>15. Doa seorang muslim untuk saudaranya yang muslim tanpa sepengetahuannya</strong><br />
&#8220;Tidaklah seorang muslim beroa untuk saudaranya yang tidak dihadapannya, maka malaikat yang ditugaskan kepadanya berkata:&#8221;Amin, dan bagimu seperti yang kamu doakan.&#8221; (Muslim)</p>
<p><strong>16. Doa orang yang sedang berpuasa sampai berbuka</strong><br />
&#8220;Tiga doa yang tidak ditolak: doa orang tua terhadap anaknya, doa orang yang sedang puasa, dan doa seorang musafir.&#8221; (Baihaqi)</p>
<p><strong>17. Doa setelah berwudhu apabila berdoa dengan doa-doa Ma&#8217;tsur<br />
18. Doa pada bulan Ramadhan<br />
19. Di tempat berkumpulnya kaum muslimin di majelis-majelis ilmu<br />
20. Doa keburukan dari orang yang dizhalimi atas orang yang menzhalimi</strong><br />
&#8220;Takutlah kepada doa orang-orang yang teraniaya sebab tiada hijab antaranya dengan Allah (untuk mengabulkan).&#8221; (Muslim)</p>
<p><strong>21. Doa kebaikan atau keburukan dari orang tua atas anaknya dan doa seorang musafir</strong><br />
&#8220;Tiga orang yang doanya pasti terkabulkan: doa orang yang teraniaya, doa seorang musafir dan doa orang tua terhadap anaknya.&#8221; (Abu Dawud)</p>
<p><strong>22. Doa orang-orang yang benar-benar dalam keadaan terjepit</strong><br />
&#8220;Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada Tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingat-(Nya).&#8221; (An-Naml:62)</p>
<p><strong>23. Doa pemimpin yang adil<br />
24. Doa anak yang berbakti kepada kedua orangtuanya<br />
25. Ketika minum air zam-zam dengan niat yang tulus<br />
26. Doa pada hari arafah di arafah</strong><br />
&#8220;Sebaik-baik doa adalah pada hari Arafah.&#8221; (tirmidzi)</p>
<p>27. Doa di Shafa<br />
28. Doa di Marwa<br />
29. Doa ketika di Muzdalifah<br />
30. Doa setelah melempar Jumrah Ash-Sughra<br />
31. Doa setelah melempar Jumrah Al-Wustha<br />
32. Doa di dalam Ka&#8217;bah dan orang yang mengerjakan shalat di dalam Hijr Ismail karena ia bagian dari Baitullah<br />
33. Doa di Multazam di pintu Ka&#8217;bah<br />
34. Doa orang yang sedang menunaikan Ibadah Haji<br />
35. Doa orang yang sedang menunaikan Ibadah Umrah<br />
36. Doa yang dipanjatkan setelah memanjatkan pujian dan sanjungan kepada Allah serta shalawat atas Nabi pada saat tasyahud akhir<br />
37. Ketika berdoa kepada Allah dengan menyebut nama-Nya yang agung yang mana jika kepada-Nya dipanjatkan doa dengan menyebut nama itu, niscaya Dia akan mengabulkannya dan jika Dia diminta dengan menyebut nama itu pula, niscaya Dia akan memberinya<br />
38. Doa orang yang banyak berdoa pada saat lapang dan bahagia<br />
&#8220;Barangsiapa yang ingin doanya terkabul pada saat sedih dan susah, maka hendaklah memperbanyak berdoa pada saat lapang.&#8221; (Tirmidzi)</p>
<p><strong>V. Penghalang terkabulnya doa</strong></p>
<li>1. Mengkonsumsi barang haram berupa makanan,minuman, pakaian dan hasil usaha yang haram<br />
&#8221; &#8230; Kemudian Nabi menceritakan seorang laki-laki yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut dan berdebu lalu menengadahkan kedua tangannya ke langit seraya berkata,&#8221;Ya Rabb&#8230;ya Rabb&#8230;&#8221; sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya dari yang haram, dicukupi dari yang haram, maka bagaimana mungkin dikabulkan doanya?&#8221; (Riwayat Muslim)</p>
<p><strong>2. Minta cepat terkabulnya doa yang akhirnya meninggalkan doa</strong><br />
&#8220;Dikabulkan doa seseorang dari kalian selama ia tidak terburu-buru, ia berkata:&#8217;Aku sudah berdoa tapi belum dikabulkan doaku&#8221; (Riwayat Bukhari-muslim)</p>
<p><strong>3. Melakukan maksiat dan apa yang diharamkan Allah</strong><br />
Bagaimana mungkin kita mengharapkan terkabulnya doa<br />
sedangkan kita sudah tertutup jalannya dengan dosa dan maksiat (Penyair)</p>
<p><strong>4. Meninggalkan kewajiban yang telah diwajibkan Allah seperti memutuskan silaturahmi</strong><br />
&#8220;Dari Hudzaifah dari Nabi:&#8217;Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, hendaklah kalian menyuruh yang ma&#8217;ruf dan mencegah yang mungkar atau (kalau kalian tidak kalian lakukan) maka pasti Allah akan menurunkan siksa kepada kalian, hingga kalian berdoa kepada-Nya, tetapi tidak dikabulkan.&#8221; (Tirmidzi)</p>
<p><strong>5. Tidak bersungguh-sungguh dalam berdoa</strong><br />
&#8220;Rasulullah bersabda&#8221; Apabila seseorang dari kamu berdoa dan memohon kepada Allah, janganlah ia mengucapkan:&#8217;Ya Allah ampunilah dosaku jika Engkau kehendaki, sayangilah aku jika Engkau kehendaki dan berikan rezeki jika engkau kehendaki.&#8217; Akan tetapi, ia harus bersungguh-sungguh dalam berdoa sesungguhnya Allah berbuat menurut apa yang Ia kehendaki dan tidak ada yang memaksanya.&#8221; (Bukhari)</p>
<p><strong>6. Lalai dan dikuasai hawa nafsu</strong><br />
&#8220;Berdoalah kalian kepada Allah dengan yakin akan dikabulkan, ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati lalai dan lengah.&#8221; (Tirmidzi)
</li>
<p>Referensi:<br />
Kesalahan dalam berdoa, Ismail bin Marsyud bin Ibrahim Ar-Rumaih.<br />
Doa &#038; Dzikir Mengobati Guna-guna dan Sihir Menurut Al-Quran dan As-Sunnah, Yazid bin Abdul Qadir Jawas</p>
<!-- letsfxad_adsused_c= 4--><div class="shr-publisher-380"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2011/10/bagaimana-cara-agar-doa-cepat-terkabul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sholat dan Manfaatnya bagi Kesehatan</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2011/10/sholat-dan-manfaatnya-bagi-kesehatan/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2011/10/sholat-dan-manfaatnya-bagi-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Oct 2011 07:52:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Shalat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Sholat sebagai tiang agama adalah ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun pernahkah terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan Sholat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit. Mari kita bedah satu-persatu manfaatnya : 1. TAKBIRATUL IHRAM Postur : Berdiri tegak, mengangkat kedua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Sholat sebagai tiang agama adalah ibadah yang paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Gerakan-gerakannya sudah melekat dengan gestur (gerakan khas tubuh) seorang muslim. Namun pernahkah terpikirkan manfaat masing-masing gerakan? Sudut pandang ilmiah menjadikan Sholat gudang obat bagi berbagai jenis penyakit. Mari kita bedah satu-persatu manfaatnya :</p>
<p><strong>1. TAKBIRATUL IHRAM</strong></p>
<p>Postur : Berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar telinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah.</p>
<p>Manfaat : Gerakan ini melancarkan aliran darah, getah bening (limfe) dan kekuatan otot lengan. Posisi jantung di bawah otak memungkinkan darah mengalir lancar ke seluruh tubuh. Saat mengangkat kedua tangan, otot bahu meregang sehingga aliran darah kaya oksigen menjadi lancar. Kemudian kedua tangan didekapkan di depan perut atau dada bagian bawah. Sikap ini menghindarkan dari berbagai gangguan persendian, khususnya pada tubuh bagian atas.</p>
<p><strong>2. RUKUK</strong></p>
<p>Postur : Rukuk yang sempurna ditandai tulang belakang yang lurus sehingga bila diletakkan segelas air di atas punggung tersebut tak akan tumpah. Posisi kepala lurus dengan tulang belakang.</p>
<p>Manfaat : Postur ini menjaga kesempurnaan posisi dan fungsi tulang belakang (corpus vertebrae) sebagai penyangga tubuh dan pusat syaraf. Posisi jantung sejajar dengan otak, maka aliran darah maksimal pada tubuh bagian tengah.Tangan yang bertumpu di lutut berfungsi relaksasi bagi otot-otot bahu hingga ke bawah. Selain itu, rukuk adalah latihan kemih untuk mencegah gangguan prostat.</p>
<p><strong>3. I’TIDAL</strong></p>
<p>Postur : Bangun dari rukuk, tubuh kembali tegak setelah, mengangkat kedua tangan setinggi telinga.</p>
<p>Manfaat : I’tidal adalah variasi postur setelah rukuk dan sebelum sujud. Gerak berdiri bungkuk berdiri sujud merupakan latihan pencernaan yang baik. Organ organ pencernaan di dalam perut mengalami pemijatan dan pelonggaran secara bergantian. Efeknya, pencernaan menjadi lebih lancar.</p>
<p><strong>4. SUJUD</strong></p>
<p>Postur : Menungging dengan meletakkan kedua tangan, lutut, ujung kaki, dan dahi pada lantai.</p>
<p>Manfaat : Aliran getah bening dipompa ke bagian leher dan ketiak. Posisi jantung di atas otak menyebabkan darah kaya oksigen bisa mengalir maksimal ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang. Karena itu, lakukan sujud dengan tumaâninah, jangan tergesa gesa agar darah mencukupi kapasitasnya di otak. Postur ini juga menghindarkan gangguan wasir. Khusus bagi wanita, baik rukuk maupun sujud memiliki manfaat luar biasa bagi kesuburan dan kesehatan organ kewanitaan.</p>
<p><strong>5. DUDUK DIANTARA DUA SUJUD<br />
</strong><br />
Postur : Duduk ada dua macam, yaitu iftirosy (tahiyyat awal) dan tawarruk (tahiyyat akhir). Perbedaan terletak pada posisi telapak kaki.</p>
<p>Manfaat : Saat iftirosy, kita bertumpu pada pangkal paha yang terhubung dengan syaraf nervus Ischiadius. Posisi ini menghindarkan nyeri pada pangkal paha yang sering menyebabkan penderitanya tak mampu berjalan. Duduk tawarruk sangat baik bagi pria sebab tumit menekan aliran kandung kemih (urethra), kelenjar kelamin pria (prostat) dan saluran vas deferens. Jika dilakukan. dengan benar, postur irfi mencegah impotensi. Variasi posisi telapak kaki pada iffirosy dan tawarruk menyebabkan seluruh otot tungkai turut meregang dan kemudian relaks kembali. Gerak dan tekanan harmonis inilah yang menjaga. kelenturan dan kekuatan organ-organ gerak kita.</p>
<p><strong>6. SALAM</strong></p>
<p>Postur : Memutar kepala ke kanan dan ke kiri secara maksimal.</p>
<p>Manfaat : Relaksasi otot sekitar leher dan kepala menyempurnakan aliran darah di kepala. Gerakan ini mencegah sakit kepala dan menjaga kekencangan kulit wajah. BERIBADAH secara, kontinyu bukan saja menyuburkan iman, tetapi mempercantik diri wanita luar &#038; dalam.</p>
<p><strong>7. MANFAAT LAIN<br />
</strong><br />
<strong>a. Pacu Kecerdasan.<br />
</strong><br />
Gerakan sujud dalam salat tergolong unik. Falsafahnya adalah manusia menundukkan diri serendah-rendahnya, bahkan lebih rendah dari pantatnya sendiri. Dari sudut pandang ilmu sikoneuroimunologi (ilmu mengenai kekebalan tubuh dari sudut pandang psikologis) yang didalami Prof Sholeh, gerakan ini mengantar manusia pada derajat setinggi-tingginya. Mengapa? Dengan melakukan gerakan sujud secara rutin, pembuluh darah di otak terlatih untuk menerima banyak pasokan darah. Pada saat sujud, posisi jantung berada di atas kepala yamg memungkinkan darah mengalir maksimal ke otak. Itu artinya, otak mendapatkan pasokan darah kaya oksigen yang memacu kerja sel-selnya. Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan. Risetnya telah mendapat pengakuan dari Harvard Universitry, AS. Bahkan seorang dokter berkebangsaan Amerika yang tak dikenalnya menyatakan masuk Islam setelah diam-diam melakukan riset pengembangan khusus mengenai gerakan sujud.</p>
<p><strong>b. Perindah Postur.</strong></p>
<p>Gerakan-gerakan dalam salat mirip yoga atau peregangan (stretching). Intinya untuk melenturkan tubuh dan melancarkan peredaran darah. Keunggulan salat dibandingkan gerakan lainnya adalah salat menggerakan anggota tubuh lebih banyak, termasuk jari kaki dan tangan.<br />
Sujud adalah latihan kekuatan untuk otot tertentu, termasuk otot dada. Saat sujud, beban tubuh bagian atas ditumpukan pada lengan hingga telapak tangan. Saat inilah kontraksi terjadi pada otot dada, bagian tubuh yang menjadi kebanggaan wanita. Payudara tak hanya menjadi lebih indah bentuknya tetapi juga memperbaiki fungsi kelenjar air susu di dalamnya.</p>
<p><strong>c. Mudahkan Persalinan.<br />
</strong><br />
Masih dalam pose sujud, manfaat lain bisa dinikmati kaum hawa. Saat pinggul dan pinggang terangkat melampaui kepala dan dada, otot-otot perut (rectus abdominis dan obliquus abdominis externuus) berkontraksi penuh. Kondisi ini melatih organ di sekitar perut untuk mengejan lebih dalam dan lama. Ini menguntungkan wanita karena dalam persalinan dibutuhkan pernapasan yang baik dan kemampuan mengejan yang mencukupi. Bila, otot perut telah berkembang menjadi lebih besar dan kuat, maka secara alami ia justru lebih elastis. Kebiasaan sujud menyebabkan tubuh dapat mengembalikan serta mempertahankan organ-’organ perut pada tempatnya kembali (fiksasi).</p>
<p><strong>d. Perbaiki Kesuburan.</strong></p>
<p>Setelah sujud adalah gerakan duduk. Dalam salat ada dua macam sikap duduk, yaitu duduk iftirosy (tahiyyat awal) dan duduk tawarruk (tahiyyat akhir). Yang terpenting adalah turut berkontraksinya otot-otot daerah perineum. Bagi wanita, inilah daerah paling terlindung karena terdapat tiga lubang, yaitu liang persenggamaan, dubur untuk melepas kotoran, dan saluran kemih.<br />
Saat duduk tawarruk, tumit kaki kiri harus menekan daerah perineum. Punggung kaki harus diletakkan di atas telapak kaki kiri dan tumit kaki kanan harus menekan pangkal paha kanan. Pada posisi ini tumit kaki kiri akan memijit dan menekan daerah perineum. Tekanan lembut inilah yang memperbaiki organ reproduksi di daerah perineum.</p>
<p><strong>e. Awet Muda.</strong></p>
<p>Pada dasarnya, seluruh gerakan salat bertujuan meremajakan tubuh. Jika tubuh lentur, kerusakan sel dan kulit sedikit terjadi. Apalagi jika dilakukan secara rutin, maka sel-sel yang rusak dapat segera tergantikan. Regenerasi pun berlangsung lancar. Alhasil, tubuh senantiasa bugar.<br />
Gerakan terakhir, yaitu salam dan menengok ke kiri dan kanan punya pengaruh besar pada kekencangan. kulit wajah. Gerakan ini tak ubahnya relaksasi wajah dan leher. Yang tak kalah pentingnya, gerakan ini menghindarkan wanita dari serangan migrain dan sakit kepala lainnya.</p>
<p>Sumber : permiip</p>
<!-- letsfxad_adsused_c= 4--><div class="shr-publisher-377"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2011/10/sholat-dan-manfaatnya-bagi-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pentingnya Keikhlasan pada Ibadah Qurban</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2011/10/dimensi-keikhlasan-ibadah-qurban/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2011/10/dimensi-keikhlasan-ibadah-qurban/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Oct 2011 16:46:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured Articles]]></category>
		<category><![CDATA[hikmah qurban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=361</guid>
		<description><![CDATA[AGAMA mengajarkan bahwa semua ibadah hendaknya dilakukan semata-mata ikhlas karena Allah (QS Al-An’am, 6:162-163). Tak terkecuali ibadah haji dan ibadah Qurban. Karena hanya dengan niat yang ikhlaslah, akan terjamin kemurnian ibadah yang akan membawa kita dekat kepada Allah. Tanpa adanya keikhlasan hati, mustahil ibadah akan diterima Allah (QS Al-Bayyinah, 98:5) Dalam kaitan dengan ibadah qurban, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>AGAMA mengajarkan bahwa semua ibadah hendaknya dilakukan semata-mata ikhlas karena Allah (QS Al-An’am, 6:162-163). Tak terkecuali ibadah haji dan ibadah Qurban. Karena hanya dengan niat yang ikhlaslah, akan terjamin kemurnian ibadah yang akan membawa kita dekat kepada Allah. Tanpa adanya keikhlasan hati, mustahil ibadah akan diterima Allah (QS Al-Bayyinah, 98:5)</p>
<p>Dalam kaitan dengan ibadah qurban, Allah menegaskan bahwa daging hewan yang diqurbankan itu tidak akan sampai kepada-Nya melainkan hanyalah ketaqwaan pelaksana qurban itu (QS Al-Haj, 22:37). Jadi Allah tidak mengharapkan daging dan darah hewan qurban itu, tetapi ketaqwaan seseorang. Ketaqwaan yang tumbuh dari hati yang bersih dan ikhlas.</p>
<p>Ibadah qurban merupakan salah satu sarana bagi kita untuk membersihkan hati agar menjadi lahan yang subur untuk tumbuhnya iman dan taqwa. Dimensi keikhlasan dalam setiap amal perbuatan harus menjadi landasan utama. Hal ini penting agar kita senantiasa mengorientasikan kehidupan kita semata-mata untuk mencapai ridha Allah s.w.t. Dengan ikhlas beramal, berarti seseorang membebaskan dirinya dari segala bentuk rasa pamrih, agar amal yang diperbuat tidak bernilai semu dan bersifat palsu. </p>
<p>Dengan keikhlasan, seseorang dapat mewujudkan amal sejati. Dan kesediaan berqurban yang dilandasi rasa keikhalan semata-mata, dapat mengurangi atau mengekang sifat keserakahan dan ketamakan manusia untuk berlaku serakah dan tamak. Kesediaan berqurban mencerminkan adanya pengakuan akan hak-hak orang lain, yang seterusnya dapat menumbuhkan rasa solidaritas sosial yang tinggi.</p>
<p><strong>Kepedulian Sosial: Dimensi lain pada Ibadah Qurban</strong><br />
Melalui syari’at qurban, kaum muslimin dilatih untuk menebalkan rasa kemanusiaannya, mengasah kepekaannya dan menghidupkan hati nuraninya. Ibadah qurban sarat dengan nilai kemanusiaan dan nilai-nilai sosial yang tinggi. Oleh karenanya orang Islam yang tidak mampu mewujudkan nilai-nilai kemasyarakatan, dianggap sebagai pendusta agama(QS Al-Ma’un, 107:1-3). </p>
<p>Maka mari kita manfaatkan momen qurban ini untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT serta menumbuhkan jiwa kepedulian dan sosial kita kepada sesama, terutama mereka yang kekurangan (miskin).<br />
<center><img src="http://majelismunajat.com/wp-content/uploads/2011/10/idul-qurban.jpg" alt="" title="idul qurban" width="259" height="194" class="aligncenter size-full wp-image-362" /></center></p>
<!-- letsfxad_adsused_c= 4--><div class="shr-publisher-361"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2011/10/dimensi-keikhlasan-ibadah-qurban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa &amp; Bagaimana Shalat Khusyu itu?</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2011/09/apa-bagaimana-shalat-khusyu-itu/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2011/09/apa-bagaimana-shalat-khusyu-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2011 15:21:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Shalat]]></category>
		<category><![CDATA[shalat khusyu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[Al Qurthubi mengatakan bahwa khusyu adalah suasana didalam jiwa yang tertampakkan pada anggota tubuhnya berupa ketenangan dan ketundukan. Sedangkan Qatadah mengatakan bahwa khusyu didalam hati berupa rasa takut dan memejamkan mata ketika shalat. Diantara nash-nash yang berbicara tentang tuntutan khusyu didalam shalat ini : Alladziina hum fii shalaatihim khaasyi uun. Artinya, ”(yaitu) orang-orang yang khusyu&#8217; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Al Qurthubi mengatakan bahwa khusyu adalah suasana didalam jiwa yang tertampakkan pada anggota tubuhnya berupa ketenangan dan ketundukan. Sedangkan Qatadah mengatakan bahwa khusyu didalam hati berupa rasa takut dan memejamkan mata ketika shalat.</p>
<p>Diantara nash-nash yang berbicara tentang tuntutan khusyu didalam shalat ini :</p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Alladziina hum fii shalaatihim khaasyi uun.</em></strong></p>
<p>Artinya, ”(yaitu) orang-orang yang khusyu&#8217; dalam sembahyangnya.” (QS. Al Mukminun : 2)</p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Wasta&#8217;iinuu bishabri washalaati wa innaha lakabiiratun illa &#8216;alal khaasyi&#8217;iin</em></strong></p>
<p>Artinya : ”Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu&#8217;.” (QS. Al Baqoroh : 45)</p>
<p>Diantaranya pula, hadits ’Uqbah bin ’Amir bahwa dia mendengar Rasulullah saw bersabda,”Tidaklah seorang muslim berwudhu lalu membaguskan wudhunya kemudian berdiri melakukan shalat dua raka’at dengan ketundukan hati dan wajahnya kecuali wajib baginya surga.” (HR. Muslim)</p>
<p>Dari Utsman berkata,”Aku mendengar Rasulullah saw bersabda,”Tidaklah seorang muslim mendatangi shalat wajib lalu membaguskan wudhu, khsuyu dan ruku’nya kecuali ia menjadi pelebur dosa-dosanya yang lalu kecuali dosa besar. Dan itu berlaku sepanjang masa.” (HR. Muslim)</p>
<p>Sedangkan hukum khusyu itu sendiri adalah sunnah dari sunnah-sunnah shalat menurut jumhur ahli ilmu. Mereka menganggap sah orang yang didalam shalatnya memikirkan urusan-urusan duniawi selama dia tetap melakukan gerakan-gerakan shalatnya secara baik.</p>
<p>Oleh karena itu hendaklah setiap orang yang shalat memperhatikan perkara-perkara berikut agar khusyu didalam setiap shalatnya :</p>
<p>1. Tidak menghadirkan didalam hatinya kecuali segala sesuatu yang ada didalam shalat.</p>
<p>2. Menundukkan anggota tubuhnya dengan tidak memain-mainkan sesuatu dari anggota tubuhnya, seperti : jenggot atau sesuatu yang diluar anggota tubuhnya, seperti : meratakan selendang atau sorbannya. Hendaknya penampilan lahiriyahnya menampakkan keskhuyuan batiniyahnya.</p>
<p>3. Hendaklah merasakan bahwa dirinya tengah berdiri dihadapan Raja dari seluruh raja Yang Maha Mengetahui segala yang tersimpan dan tersembunyi.</p>
<p>4. Mentadabburi bacaan shalatnya karena hal itu dapat menyempurnakan kekhusyuan.</p>
<p>5. Mengosongkan hatinya dari segala kesibukan selain shalat karena hal itu dapat membantunya untuk khsusyu dan janganlah memperpanjang atau melebarkan pembicaaan didalam hatinya. (al Mausu’ah al Fiqhiyah juz II hal 6643)</p>
<p>Wallahu A’lam</p>
<p>Sumber: Era Muslim</p>
<!-- letsfxad_adsused_c= 4--><div class="shr-publisher-352"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2011/09/apa-bagaimana-shalat-khusyu-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Do&#8217;a Do&#8217;a Pilihan</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2011/04/doa-doa-pilihan/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2011/04/doa-doa-pilihan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2011 15:44:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Do'a]]></category>
		<category><![CDATA[do'a pilihan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Do&#8217;a Mohon Keselamatan Rabbanaa la taj &#8216;alna fitnatalliqaumidholimiin wanajjiinaa birakhmatika minal qaumil kaafiriin Artinya: &#8220;Ya Tuhan, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang zhalim, dan selamatkanlah kami dengan curahan rahmat-Mu dari tipu daya orang- orang yang kafir.&#8221; (Qs. Yunus: 85-86). Penjelasan: Doa ini dibaca oleh kelompok minoritas yang beriman kepada Nabi Musa a.s., [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><div>
<div>
<div>
<div><strong>Do&#8217;a Mohon Keselamatan</strong></div>
<p style="text-align: center;"><img src="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/320/001AlQuran2.jpg" border="0" alt="" /></p>
</div>
<p><strong><em>Rabbanaa la taj &#8216;alna fitnatalliqaumidholimiin wanajjiinaa birakhmatika minal qaumil kaafiriin</em></strong></p>
<p>Artinya:  &#8220;Ya Tuhan, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang  zhalim, dan selamatkanlah kami dengan curahan rahmat-Mu dari tipu daya  orang- orang yang kafir.&#8221; (Qs. Yunus: 85-86).</p>
<p>Penjelasan:<br />
Doa  ini dibaca oleh kelompok minoritas yang beriman kepada Nabi Musa a.s.,  setelah mereka menyaksikan kemukjizatannya dihadapan Fir&#8217;aun. Ketika  itu, kaum Nabi Musa as yang terdiri dari pemuda-pemuda dalam keadaan  takut, bahwa Fir&#8217;aun dan pemuka-pemukanya akan menyiksa mereka. Maka  pada waktu itu pula Nabi Musa as memerintahkan kepada kaumnya agar tidak  takut dan menyerahkan sepenuhnya kepada Allah Swt., seraya berdoa  dengan lafazh doa diatas. Bisa dilihat dalam Surah Yunus ayat 83-86.</p>
<p><strong>Do&#8217;a Mohon Perlindungan</strong></p>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/320/003AlQuran2.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><strong><em>Rabbi inni a&#8217;uu dzubika an as alaka maa as alaka ma laesa lii bihii &#8216;ilm wa illa taghfirlii watarkhamnii akuunu minal khosiriin</em></strong></p>
<p>Artinya: &#8220;Ya Tuhanku, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari memohon  sesuatu yang aku tidak mengetahui hakikatnya. Dan sekiranya Engkau tidak  memberi ampunan serta tidak menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku  akan termasuk golongan orang-orang yang merugi.&#8221; (QS. H?d: 47).</p>
<p>Penjelasan:<br />
Doa  ini merupakan doanya Nabi Nuh a.s., yaitu ketika kaumnya termasuk  anaknya (kan&#8217;an) ikut dihancurkan oleh Allah Swt. melalui banjir besar.  Nabi Nuh a.s. perotes kepada Allah Swt., &#8220;kenapa anaknya (kan&#8217;an) ikut  dihancurkan padahal dia adalah bagian dari keluargaku, dan Engkau  sendiri berjanji akan menyelamatkan keluargaku dan menenggelamkan  kaumku.&#8221; (QS. Hud ayat 45).<br />
Kemudian Allah memberikan jawaban: &#8220;bahwa  dia (Kan&#8217;an) bukan termasuk keluargamu yang dijanjikan akan  diselamatkan, karena dia tidak shalih dan beriman kepada Allah. Padahal  yang akan diselamatkan dari banjir besar adalah mereka-mereka yang  beriman kepada Allah.(Hud ayat 46).<br />
Setelah diperingatkan Allah, Nabi  Nuh a.s. berdoa dengan lafazh doa diatas. Kemudian Allah mengabulkan  doanya. (QS. Hud ayat 48).</p>
<p><strong>Do&#8217;a Keluarga Maslakhah</strong></p>
</div>
<p style="text-align: center;">
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/320/005AlQuran2.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><strong><em>Rabbij &#8216;alnii mukiimashalaati wamin dzurriyatii rabbanaa wataqabbal du&#8217;a', rabbanaaghfirlii waliwalidayya walil mukminiina yaumal khisaab</em></strong></p>
<p>Artinya:  &#8220;Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap  mendirikan shalat, ya Tuhan kami perkenankanlah doaku. Ya Tuhan kami  berikanlah ampunan kepadaku dan kepada kedua ibu bapakku dan sekalian  orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).&#8221; (QS.  Ibrahim: 41-42).</p>
<p>Penjelasan:<br />
Doa diatas baik sekali dibaca  dalam berbagai kesempatan, agar diri kita dan keluarga kita serta  turunan kita senantiasa taat dan rajin beribadah kepada Allah Swt.,  khususnya ibadah shalat yang telah diwajibkan.<br />
Dalam Al-Quran  dikisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh Nabi Ibrahim a.s., ketika ia  baru saja memohon agar kota Mekkah dijadikan kota tentram, aman dan anak  turunannaya diselematkan dari menyembah berhala. Lebih detail tentang  kisah nabi ibrahim bisa dilihat dalam Al-Ouran Surah Ibrahim ayat 35-42.</p>
<p><strong>Do&#8217;a Mohon Tempat yang Baik</strong></p>
</div>
<p style="text-align: center;">
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/320/007AlQuran2.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><strong><em>Rabbi adkhilni mudkhola shidqin wa akhrijnii mukhraja shidqin waj&#8217;alli milladunka sulthaanannashiiraa</em></strong></p>
<p>Artinya:  &#8220;Ya Tuhanku, masukkanlah aku secara masuk yang benar, dan keluarkanlah  pula aku secara keluar yang benar. Dan berikanlah kepadaku dari sisi-Mu  kekuasaan (pemimpin) yang menolong.&#8221; (Al-Isra&#8217;: 80).</p>
<p>Penjelasan:<br />
Doa  di atas dibaca bukan hanya dikhususkan ketika kita akan pergi. Tetapi  dalam berbagai keadaan yang sering kali berubah sangat dianjurkan untuk  dibacanya seperti akan melaksanakan pemilihan umum untuk memilih  pemimpin. Doa di atas dibaca agar kita mendapatkan pemimpin yang jujur  dan bijaksana. Baik juga doa di atas dibaca ketika kita akan  meninggalkan tempat yang kita huni (dunia), memohon agar ditempatkan  pada tempat yang layak setelah meninggal. Demikian Al-Qurthubi  menjelaskan dalam tafsirnya.</p>
<p><strong>Do&#8217;a Mohon diberi Kemudahan</strong></p>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<p style="text-align: center;"><img src="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/320/009AlQuran2.jpg" border="0" alt="" /></p>
<div><strong><em>Rabbanaa aatinaa milladunka rakhmah, wa hayyi&#8217; lanaa min amrinaa rasyadaa</em></strong></div>
<div></div>
<div>Artinya:  &#8220;Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan  sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami ini.&#8221;  (QS. Al-Kahfi: 10).</div>
<div>
<p>Penjelasan:<br />
Doa diatas baik sekali dibaca  oleh para pejuang muda yang menegakkan agama Allah agar mendapatkan  keberhasilan dan kesuksesan. Karena doa tersebut adalah doa yang dibaca  pemuda Ashhab al-Kahfi, yakni sekelompok pemuda yang beriman kepada  Allah Swt. hingga mendapatkan petunjuk yang sempurna dari sisi-Nya. Doa  ini dibaca oleh mereka ketika akan masuk gua sebagai persembunyiannya  untuk menyelamatkan agama yang hak, agama yang mereka pegangi dari  fitnah-fitnah dan orang-orang zhalim. Dan Allah Swt. mengabulkan doa  mereka Kisah Ashhabu al-Kahfi dapat dibaca dalam Surah Al-Kahfi dari  ayat 9-26.</p>
<p><strong>Do&#8217;a Kelapangan Hati</strong></p>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<p style="text-align: center;"><img src="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/320/011AlQuran2.jpg" border="0" alt="" /></p>
<div><strong><em>Rabbisy rakhlii shadrii wayassirlii amrii wakhlul &#8216;uqdatammillisaanii yafqahuu qaulii</em></strong></div>
<div></div>
<div>Artinya:  &#8220;Ya Tuhan, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah segala urusanku, dan  lepaskanlah kekakuan lidahku, agar mereka mengerti perkataanku.&#8221; (QS.  Thaha: 27)</div>
<div>
<p>Penjelasan:<br />
Doa di atas balk sekali dibaca ketika  menghadapi kezhaliman seseorang, kelompok, dan penguasa. Juga dibaca  agar mendapatkan kelancaran, kemudahan dalam berdakwah. Doa ini pula  yang sering dibaca oleh para mubaligh.<br />
Al-Quran mengisahkan, bahwa  doa tersebut dibaca oleh Nabi Musa a.s. ketika mendapat perintah dari  Allah Swt. agar menyampaikan risalah kepada Fir&#8217;aun. Dan akhirnya Allah  Swt. mengabulkan permintaan Nabi Musa a.s., bisa dilihat dalam Al-Quran  Surah Al-kahfi dari ayat 24-36.</p>
<p><strong>Do&#8217;a Mohon Jodoh dan Keturunan yang Baik</strong></p>
</div>
</div>
</div>
<div>
<div>
<div>
<p><img class="aligncenter" src="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/320/013AlQuran2.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><strong><em>Rabbi laa tadzarnii fardan wa anta khairul waa ritsiin</em></strong></p>
<p>Artinya:  &#8220;Ya Tuhanku, janganlah Engkau membiarkan aku hidupku seorang diri, dan  Engkaulah pewaris yang paling baik.&#8221; (QS. Al-Anbiyai&#8217;: 89).</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/1024/015AlQuran2.jpg"><img class="aligncenter" src="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/320/015AlQuran2.jpg" border="0" alt="" /></a></p>
<p><strong><em>Rabbi hablii milladunka dzurriyyatan thayyibah, innaka sami &#8216;uddu&#8217;a</em></strong></p>
<p>Artinya: &#8220;Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sungguh Engkau Maha Pendengar doa.&#8221; (QS. Ali &#8216;Imron: 38).</p>
<p>Penjelasan:<br />
Doa  di atas baik sekali dibaca oleh orang-orang yang belum mempunyai  keturunan dan pasangan hidup. Juga baik sekali dibaca oleh setiap muslim  agar diberi keturunan yang shalih.<br />
Kedua ayat diatas merupakan  doanya Nabi Zakariya a.s. agar diberi keturunan sebagai pelenjut  perjuangannya menegakkan agama Allah. Kisah Nabi Zakaria bisa dilihat  dalam Al-Our&#8217;an Surah Al-Anbiya&#8217; ayat, 89-90; Ali-&#8217;Imron, 38-41.</p>
<p><strong>Do&#8217;a Mohon Terlepas dari Musibah</strong></p>
</div>
<p style="text-align: center;">
</div>
</div>
<div>
<div>
<p style="text-align: center;"><img src="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/320/017AlQuran2.jpg" border="0" alt="" /></p>
<div><strong><em>Rabbi a&#8217;udzubika min hamadzatisysyayaathiin, wa a&#8217;u dzubika rabbi ayyakhdhuruun</em></strong></div>
<div></div>
<div>Artinya:  &#8220;Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan. Dan  aku berlindung pula kepada-Mu, ya Tuhan kami dari kedatangan mereka  kepadaku.&#8221; (OS. Al-Mukminun: 97-98).</div>
<div>
<p>Penjelasan:<br />
Doa di atas  dibaca dalam berbagai keadaan agar selamat dari tipu daya syathan, baik  dalam beramal maupun dalam pergaulan. Dan doa diatas merupakan perintah  Allah agar kita memperbanyak membacanya ketika terjadi musibah. (QS.  Al-Mukminun ayat 93-94).</p>
<p><strong>Do&#8217;a Mohon Kemuliaan</strong></p>
</div>
</div>
</div>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/320/019AlQuran2.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><strong><em>Rabbanaashrif  &#8216;annaa &#8216;adzaaba jahannama inna &#8216;dzaabaha kaana gharaamaa</em></strong></p>
<p>Artinya:  &#8220;Ya Tuhan kami, jauhkanlah adzab Jahanam dari kami, Sungguh &#8216;adzab itu  adalah kebinasaan yang kekal.&#8221; (QS. Al-Furq?n: 65).</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://photos1.blogger.com/img/277/5702/320/021AlQuran2.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><strong><em>Rabbana hablanaa min azwaa jinaa wadzurriyatinaa qurrata a&#8217;yuun, waj &#8216;alnaa lilmuttaqiina imaamaa</em></strong></p>
<p>Artinya:  &#8220;Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri dan keturunan  kami sebagai penyenang hati, dan jadikanlah kami imam (pemimpin) bagi  orang-orang yang bertakwa.&#8221; (QS. Al-Furqon: 74).</p>
<p>Penjelasan:<br />
Dalam  Al-Quran dikisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh orang-orang yang  senantiasa memuji dan menyucikannya. Mereka senantiasa berpegang teguh  pada etika Islam, beramal shalih, memperbanyak dzikir dan doa dalam  segala kesempatan.</p>
<!-- letsfxad_adsused_c= 4--><div class="shr-publisher-336"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2011/04/doa-doa-pilihan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengapa Kita harus Selalu Berdo&#8217;a</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2011/04/mengapa-kita-harus-selalu-berdoa/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2011/04/mengapa-kita-harus-selalu-berdoa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Apr 2011 15:31:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Do'a]]></category>
		<category><![CDATA[terkabulnya do'a]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=332</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Dan Tuhan kamu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku (berdoa) akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina.&#8221; ” (QS Al-Ghafir [40]: 60). Orang yang berdoa kepada Allah SWT tidak akan pernah sia-sia. Allah swt akan mengabulkan setiap doa dari hamba-hambanya. Karena Allah SWT sangat dekat dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><em>&#8220;Dan Tuhan kamu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku (berdoa) akan masuk neraka jahanam dalam keadaan hina dina.&#8221; ”</em> (QS Al-Ghafir [40]: 60).</p>
<p><a href="http://majelismunajat.com/wp-content/uploads/2011/04/doa.jpeg"><img src="http://majelismunajat.com/wp-content/uploads/2011/04/doa-225x300.jpg" alt="" title="do&#039;a" width="225" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-333" /></a>Orang yang berdoa kepada Allah SWT tidak akan pernah sia-sia. Allah swt akan mengabulkan setiap doa dari hamba-hambanya. Karena Allah SWT sangat dekat dengan kita. Dan Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Sementara orang-orang yang tidak pernah berdoa kepada Allah swt adalah orang-orang yang sombong. Kelak mereka akan masuk neraka jahanam.</p>
<p><em>“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku dan hendaklah mereka beriman kepadaku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”</em> (QS Al-Baqarah [2]: 186).</p>
<p>Namun tidak setiap orang doanya didengar oleh Allah swt, melainkan hanya orang-orang yang dikehendaki-Nya saja, yaitu; orang-orang yang beriman kepada-Nya, serta memenuhi segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.</p>
<p>Rasulullah SAW bersabda ”Apabila seorang Muslim berdoa dan tidak memohon sesuatu yang berdosa atau pemutusan kerabat, maka akan dikabulkan oleh Allah SWT satu dari tiga perkara: Akan dikabulkan doanya, atau ditunda untuk disimpan (sebagai pahala) dia akhirat, atau menghilangkan daripadanya keburukan yang semisalnya.” (Al Hadis).</p>
<p>Sebagai seorang Muslim, dalam berdoa hendaklah kita jangan pernah berputus asa dan berburuk sangka kepada Allah swt. karena kita merasa doa kita tidak didengar atau tidak di kabulkan oleh-Nya.</p>
<p>Sejatinya seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW, bahwasanya Allah swt akan mengabulkan doa seorang muslim selama doa itu baik. Kalaupun tidak terlaksana bukan berati tidak dikabulkan. Bisa jadi ditangguhkan masanya, atau diganti dengan pahala di akhirat kelak. Dan bisa jadi doa yang kita panjatkan dijadikan sebagai penolak bala atas kita. Doa tersebut menjadi pengganti dari sesuatu yang buruk yang akan menimpa kita menjadi sesuatu yang baik. Artinya usaha kita dalam berdoa tidak ada yang sia-sia di sisi Allah swt.</p>
<p>Rasulullah SAW bersabda, <em>“Tidak ada sesuatu yang lebih mulia di sisi Allah swt melebihi doa.”</em> (HR Tirmidzi).</p>
<p>Biar bagaimanapun derajat doa di sisi Allah tetap menjadi yang utama. Allah swt sangat senang kepada hamba-hamba-Nya yang senantiasa berdoa dan memohon kepada-Nya. Sebaliknya, Allah membenci orang yang sombong yang jarang atau tidak pernah berdoa kepada Nya.</p>
<p>Oleh sebab itu, marilah kita senantiasa berdo&#8217;a dengan penuh keikhlasan dan keyakinan bahwa Allah  akan mengabulkan dan mendengar doa kita.<br />
Sumber Republika</p>
<!-- letsfxad_adsused_c= 4--><div class="shr-publisher-332"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2011/04/mengapa-kita-harus-selalu-berdoa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

