<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Majelis Munajat &#187; Seputar Shalat Tahajud</title>
	<atom:link href="http://majelismunajat.com/category/seputar-shalat-tahajud/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majelismunajat.com</link>
	<description>Mengamalkan Tahajud, Dzikir dan Dhuha</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 May 2012 09:56:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Dampak Sholat Tahajud bagi Kesehatan</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2009/11/dampak-sholat-tahajud-bagi-kesehatan/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2009/11/dampak-sholat-tahajud-bagi-kesehatan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 03:20:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Shalat Tahajud]]></category>
		<category><![CDATA[sehat karena tahajud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah hadits, Rasullulloh SAW bersabda bahwa : “Sholat sunah yang utama setelah sholat fardhu adalah sholat Tahajud” (HR. Abu Dawud) Dalam Al-Quran, Alloh SWT juga berfirman : “Dan pada sebagian malam hari, bersembahyang Tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-Mu mengangkat kamu ke tampat yang terpuji,” (QS. Al-Isa :79) Dari referensi tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam sebuah hadits, Rasullulloh SAW bersabda bahwa :<br />
<em>“Sholat sunah yang utama setelah sholat fardhu adalah sholat Tahajud”</em><br />
(HR. Abu Dawud) </p>
<p>Dalam Al-Quran, Alloh SWT juga berfirman :<br />
<em>“Dan pada sebagian malam hari, bersembahyang Tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-Mu mengangkat kamu ke tampat yang terpuji,”</em> (QS. Al-Isa <17>:79) </p>
<p>Dari referensi tersebut tampak bahwa sholat Tahajud merupakan sholat sunah yang istimewa dalam ibadah umat islam. Pada riwayat lainnya yang shahih dinyatakan bahwa Rasullulloh SAW tidak pernah meninggalkan sholat Tahajud hingga beliau wafat. </p>
<p>Ditinjau dari aspek religi, orang yang senantiasa melaksanakan sholat Tahajud akan mendapatkan rasa kedekatannya kepada Alloh Swt. Selanjutnya, dia akan merasakan ketentraman bathin, kemudahan dalam menjalani kehidupan karena semua hasil akhir dari usaha atau kerja kerasnya selalu diserahkan kepada Alloh Swt untuk menentukannya dan dia juga akan mendapatkan keseimbangan kehidupan lahir dan bathin. </p>
<p>Dari aspek kesehatan, sholat Tahajud dapat membantu kita menyembuhkan penyakit yang kita derita. Dengan melaksanakan sholat Tahajud, kita akan mendapat manfaat yang <em>multiple</em>, sebagaimana sabda Rasullulloh SAW dalam sebuah hadis :<br />
“Sholat Tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan dari penyakit,” (HR. Tirmidzi) </p>
<p>Hadits tersebut  memberikan dalil yang kuat terhadap adanya hubungan yang mutual antara praktik ibadah mahdah dengan alur logika dan pembuktian sains. Fakta membuktikan bahwa ketenangan dapat meningkatkan ketahanan tubuh imunologik, mengurangi resiko terkena penyakit jantung, dan meningkatkan usia harapan hidup. Sebaliknya stres dapat menyebabkan kita menjadi rentan terhadap infeksi, mempercepat perkembangan sel kanker, dan meningkatkan metastatis. Dengan demikian secara teoritis bila kita mengamalkan sholat Tahajud, kita pasti mendapatkan kesehatan yang baik secara fisik dan mental. </p>
<p>Dalam sebuah bukunya, <a href="http://www.mizan.com/hikmah/index.php?fuseaction=viewnews&#038;id=6"/" target="_blank"  ">Prof. Dr. Mohammad Soleh</a>, setelah melakukan penelitian terhadap beberapa pelaku sholat tahajud secara rutin dan ikhlas, mengungkapkan bahwa sholat Tahajud memberi pengaruh terhadap peningkatan respon ketahanan tubuh imunologik, </p>
<p>Penelitian tersebut dilandasi oleh apa yang dianjurkan Al-Quran kepada kita untuk <strong>Iqra</strong> (bacalah), <strong>Wasma’u</strong> (simaklah), <strong>Afala tatafakkaruun</strong> (pikirkanlah), <strong>Afala tubshiruun</strong> (perhatikanlah), <strong>Afala tandhuruun</strong> (telitilah/risetlah), dan <strong>Afala tatadabbaruun</strong> (ungkapkanlah). </p>
<p>Oleh sebab itu, apabila kita menginginkan keseimbangan hidup sekaligus mendapatkan kesehatan jasmani dan rohani, sholat Tahajud adalah (salah satu) jalan mujarab untuk mendapatkannya. Dengan dosis 13 reka&#8217;at dalam waktu 8 minggu, sholat Tahajud dapat menurunkan kadar kortisol. Pada kadar tinggi, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelenjar_adrenal"/" target="_blank"  ">kortisol</a> bersifat imunosupresif. Sebaliknya dalam kadar rendah kortisol dapat mempengaruhi proliferasi limfosit. Dalam perspektif psikoneuroimunologi, terjadinya peningkatan respon imun ini akan meningkatkan ketahanan tubuh. Dengan kata lain, melalui turunnya kadar kortisol, para pengamal salat tahajud terhindar dari kemungkinan gejala stres. Keadaan terbebas dari stress akan membantu kita terhindar dari sakit atau penyakit. </p>
<p>Temuan di atas sekaligus menjawab sinyalemen yang mengatakan bahwa kebenaran agama mustahil dapat dibuktikan secara ilmiah.</p>
<p>Maka marilah kita amalkan <a href="http://majelismunajat.com/2009/10/tata-cara-shalat-tahajud/">sholat Tahajud dengan tepat</a>, ikhlas, dan khusyuk setiap malam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2009/11/dampak-sholat-tahajud-bagi-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Shalat Tahajud</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2009/10/keutamaan-shalat-tahajud/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2009/10/keutamaan-shalat-tahajud/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 00:50:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Shalat Tahajud]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[Shalat Tahajud adalah shalat sunnat yang senantiasa dikerjakan oleh Rasul Muhammad SAW. Banyak sekali keutamaan yang kita dapatkan dari melaksanakan shalat Tahajud ini, sebagaimana sabda Beliau: “Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Shalat Tahajud adalah shalat sunnat yang senantiasa dikerjakan oleh Rasul Muhammad SAW. Banyak sekali keutamaan yang kita dapatkan dari melaksanakan shalat Tahajud ini, sebagaimana sabda Beliau:</p>
<p><em>“Barang siapa mengerjakan shalat Tahajud dengan sebaik-baiknya, dan dengan tata tertib yang rapi, maka Allah SWT akan memberikan 9 macam kemuliaan : 5 macam di dunia dan 4 macam di akhirat.”</em></p>
<p><strong>Adapun lima keutamaan didunia itu, ialah :</strong><br />
1. Akan dipelihara oleh Allah SWT dari segala macam bencana.<br />
2. Tanda ketaatannya akan tampak kelihatan dimukanya.<br />
3. Akan dicintai para hamba Allah yang shaleh dan dicintai oleh semua manusia.<br />
4. Lidahnya akan mampu mengucapkan kata-kata yang mengandung hikmah.<br />
5. Akan dijadikan orang bijaksana, yakni diberi pemahaman dalam agama.</p>
<p><strong>Sedangkan yang empat keutamaan diakhirat, yaitu :</strong><br />
1. Wajahnya berseri ketika bangkit dari kubur di Hari Pembalasan nanti.<br />
2. Akan mendapat keringanan ketika di hisab.<br />
3. Ketika menyebrangi jembatan Shirotol Mustaqim, bisa melakukannya dengan sangat cepat, seperti halilintar yang menyambar.<br />
4. Catatan amalnya diberikan ditangan kanan.</p>
<p>Oleh sebab itu, marilah -disela-sela kesibukan kita- kita senantiasa berusaha melaksanakan shalat Tahajud.<br />
Rasulullah SAW bersabda :<br />
<em>“Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun untuk shalat malam, lalu membangunkan istrinya. Jika tidak mau bangun, maka percikkan kepada wajahnya dengan air. Demikian pula Allah menyayangi perempuan yang bangun untuk shalat malam, juga membangunkan suaminya. Jika menolak, mukanya disiram air.”</em>(HR Abu Daud)</p>
<p>Bersabda Nabi SAW dalam hadits lainnya:<br />
<em>“Jika suami membangunkan istrinya untuk shalat malam hingga keduanya shalat dua raka’at, maka tercatat keduanya dalam golongan (perempuan/laki-laki) yang selalu berdzikir.”</em>(HR Abu Daud)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2009/10/keutamaan-shalat-tahajud/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tata Cara Shalat Tahajud</title>
		<link>http://majelismunajat.com/2009/10/tata-cara-shalat-tahajud/</link>
		<comments>http://majelismunajat.com/2009/10/tata-cara-shalat-tahajud/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 00:35:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MMOnline</dc:creator>
				<category><![CDATA[Seputar Shalat Tahajud]]></category>
		<category><![CDATA[Kaifiat Tahajud]]></category>
		<category><![CDATA[Tata Cara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://majelismunajat.com/?p=129</guid>
		<description><![CDATA[Sholat Tahajud adalah sholat malam (sholatullail). Bila kita dapat senantiasa melaksanakan sholat ini, niscaya kita akan selalu dekat dengan Alloh Swt. dan dimudahkan segala keinginan dan hidup kita. Rosulullah SAW bersabda: “ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><center><img src="http://majelismunajat.com/wp-content/uploads/2009/10/tahajud1-300x169.jpg" alt="tahajud" title="tahajud" width="300" height="169" class="aligncenter size-medium wp-image-131" /></center><br />
Sholat Tahajud adalah sholat malam (sholatullail). Bila kita dapat senantiasa melaksanakan sholat ini, niscaya kita akan selalu dekat dengan Alloh Swt. dan dimudahkan segala keinginan dan hidup kita.</p>
<p>Rosulullah SAW bersabda:<br />
<em>“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.”</em> ( HR Muslim )</p>
<p>Di Hadits yang lain, Rosulullah SAW bersabda:<br />
<em>“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.”</em> ( HR Bukhari dan Muslim )</p>
<p><strong>Waktu Pelaksanaan Sholat Tahajud</strong><br />
Sholat Tahajud harus dilaksanakan setelah tidur. Meskipun waktu pelaksanaanya ditetapkan sejak waktu isya&#8217; hingga shubuh, waktu yang afdhal (waktu utama) untuk melaksanakannya adalah;</p>
<p>1. Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba’da Isya – 22.00 )<br />
2. Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 – 01.00 )<br />
3. Paling utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 – Subuh )</p>
<p>Abu Muslim bertanya kepada Abu Dzar : “ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?” Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)</p>
<p>Jadi waktu yang paling afdhal sehingga keinginan atau do&#8217;a kita ijabah (dikabulkan) adalah 1/3 malam yang terakhir. </p>
<p><strong>Jumlah Raka’at dalam Shalat Tahajud</strong><br />
Raka&#8217;at dalam shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit dilaksanakan dalam 2 ( dua ) raka’at. Adapun jumlah yang paling utama adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah. </p>
<p>Tata cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :<em>“ Shalat malam itu, dua-dua.”</em> ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )</p>
<p>Menurut keterangan Said Ibnu Yazid, Nabi Muhammad SAW melaksanakan shalat malam 13 raka’at dengan tata cara sebagai berikut :<br />
1) 2 raka’at shalat Iftitah.<br />
2) 8 raka’at shalat Tahajud.<br />
3) 3 raka’at shalat witir.</p>
<p>Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud adalah:<br />
1. Pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah, membaca Surat Al-Baqarah ayat 284-286.<br />
2. Pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah, membaca surat Ali Imron 18-19 dan 26-27. </p>
<p>Apabila kita belum hafal surat-surat tersebut, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://majelismunajat.com/2009/10/tata-cara-shalat-tahajud/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>51</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

