Tata Cara Shalat Tahajud

By MMOnline at 13 October, 2009, 12:35 am

tahajud

Sholat Tahajud adalah sholat malam (sholatullail). Bila kita dapat senantiasa melaksanakan sholat ini, niscaya kita akan selalu dekat dengan Alloh Swt. dan dimudahkan segala keinginan dan hidup kita.

Rosulullah SAW bersabda:
“ Sesungguhnya pada waktu malam ada satu saat ( waktu. ). Seandainya seorang Muslim meminta suatu kebaikan didunia maupun diakhirat kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT akan memberinya. Dan itu berlaku setiap malam.” ( HR Muslim )

Di Hadits yang lain, Rosulullah SAW bersabda:
“Pada tiap malam Tuhan kami Tabaraka wa Ta’ala turun ( ke langit dunia ) ketika tinggal sepertiga malam yang akhir. Ia berfirman : “ Barang siapa yang menyeru-Ku, akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta kepada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa meminta ampunan kepada-Ku, Aku ampuni dia.” ( HR Bukhari dan Muslim )

Waktu Pelaksanaan Sholat Tahajud
Sholat Tahajud harus dilaksanakan setelah tidur. Meskipun waktu pelaksanaanya ditetapkan sejak waktu isya’ hingga shubuh, waktu yang afdhal (waktu utama) untuk melaksanakannya adalah;

1. Sangat utama : 1/3 malam pertama ( Ba’da Isya – 22.00 )
2. Lebih utama : 1/3 malam kedua ( pukul 22.00 – 01.00 )
3. Paling utama : 1/3 malam terakhir ( pukul 01.00 – Subuh )

Abu Muslim bertanya kepada Abu Dzar : “ Diwaktu manakah yang lebih utama kita mengerjakan sholat malam?” Abu Dzar menjawab : “Aku telah bertanya kepada Rosulullah SAW sebagaimana engkau tanyakan kepadaku ini.” Rosulullah SAW bersabda :“Perut malam yang masih tinggal adalah 1/3 yang akhir. Sayangnya sedikit sekali orang yang melaksanakannya.” (HR Ahmad)

Jadi waktu yang paling afdhal sehingga keinginan atau do’a kita ijabah (dikabulkan) adalah 1/3 malam yang terakhir.

Jumlah Raka’at dalam Shalat Tahajud
Raka’at dalam shalat malam (Tahajud) tidak dibatasi jumlahnya, tetapi paling sedikit dilaksanakan dalam 2 ( dua ) raka’at. Adapun jumlah yang paling utama adalah 11 ( sebelas ) raka’at atau 13 ( tiga belas ) raka’at, dengan 2 ( dua ) raka’at shalat Iftitah.

Tata cara (Kaifiat) mengerjakannya yang baik adalah setiap 2 ( dua ) rakaat diakhiri satu salam. Sebagaimana diterangkan oleh Rosulullah SAW :“ Shalat malam itu, dua-dua.” ( HR Ahmad, Bukhari dan Muslim )

Menurut keterangan Said Ibnu Yazid, Nabi Muhammad SAW melaksanakan shalat malam 13 raka’at dengan tata cara sebagai berikut :
1) 2 raka’at shalat Iftitah.
2) 8 raka’at shalat Tahajud.
3) 3 raka’at shalat witir.

Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud adalah:
1. Pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah, membaca Surat Al-Baqarah ayat 284-286.
2. Pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah, membaca surat Ali Imron 18-19 dan 26-27.

Apabila kita belum hafal surat-surat tersebut, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.

Artikel Lain yang Perlu Dibaca

Categories : Seputar Shalat Tahajud

Comments
Rizka November 15, 2009

Saya mau nanya, apakah sholat tahajud harus dibarengi witir? Kalau iya, witirnya sesudah sholat tahajud berapa rakaat? Boleh tidak sebelum tidur mengerjakannya? Sorry kalo kebanyakan tanya ^_^v

Sasongko November 18, 2009

Pak ustad minta izinnya untuk dimuat dfb saya buat bacaan keluarga.

admin December 2, 2009

@Mbak Rizka: Sholat witir pada dasarnya adalah sholat penutup untuk seluruh shalat malam. Rasulullah SAW bersabda, “Jadikanlah sholatmu yang terakhir pada malam hari sholat witir (ganjil)”. (HR Muttafaq ‘alaihi). Sholat tahajud sebaiknya dilaksanakan setelah tidur, meskipun hanya tidur 5 menit. Sholat tahajud hendaknya diakhiri dengan sholat witir (menutup rangkaian sholat malam kita) yang dilaksanakan paling akhir, apabila setelah itu kita tidak melakukan sholat lagi. Demikian, semoga membantu.

@Mas Sasongko: Silahkan Mas. No copyright, boleh disebarluaskan. Terima kasih

rihki February 17, 2010

maaf mas saya mau tahu apabila kita baru sedikit hafalnya dan msh dalam pembelajaran apa boleh kita melakukan sholat karna bru hafal sedikit doanya?
mas klau boleh tolong bacaan surat2 dalam melaksanakan sholat tahajud mas………..

trimakasih mas………

MMOnline March 13, 2010

Alloh SWT tdk mempermasalahkan kita harus hafal atau belum. Pada dasarnya, surat atau ayat apapun boleh dibaca. Yang wajib dibaca adalah surat alfatikhah. Setelah selesai membaca alfatikhah, untuk lebih afdhal, memang kita disarankan untuk membaca ayat atau surat tertentu.
Silahkan klik surat albaqarah ayat 284-286 dan surat Ali Imron 18-19 dan 26-27.

efri May 3, 2010

bolehkah selain albaqoroh dan al imron,untuk bacaan sholat tahajud

na May 5, 2010

pa ustadz,, saya mau tanya kalo sholat tahajudnya hanya 2 rakaat,, bearti sholat witirnya berpa rakaat ? jadi total keseluruhan sholat berpa rakaat? adakah bacaan khusus saat sholat witir ?

MMOnline May 6, 2010

Adapun surat yang dibaca dalam shalat Tahajud adalah:
1. Pada raka’at pertama setelah surat Al-Fatihah, membaca Surat Al-Baqarah ayat 284-286.
2. Pada raka’at kedua setelah membaca surat Al-Fatihah, membaca surat Ali Imron 18-19 dan 26-27.

Apabila kita belum hafal surat-surat tersebut, maka boleh membaca surat yang lain yang sudah dihafal.

MMOnline May 6, 2010

Shalat witir cukup satu raka’at saja. Untuk penjelasan tambahan tentang shalat Tahajud, silahkan download ini ya

Fajar June 12, 2010

Membaca jawaban2 dari MMOnline saya jadi tergerak untuk ikut menulis sekedar meluruskan, bukan karena jawabannya salah melainkan ingin menegaskan bahwa shalat tahajud itu sangat mudah sesuai petunjuk Rasulullah, berikut jawaban dari pertanyaan2 diatas :
1. Pada dasarnya shalat witir dikerjakan sebagai penutup shalat malam, namun jika khawatir tidak dapat bangun maka shalat witir boleh dikerjakan sebelum tidur. Khalifah Abu Bakar melakukan hal yang demikian. Kalau ternyata Allah memudahkan kita bangun pada malam hari padahal sudah witir maka cukup melakukan shalat malam (tahajud) saja tanpa witir kembali.
2. Rasulullah tidak pernah menentukan surat atau ayat yang khusus dibaca waktu shalat tahajud baik itu surat albaqarah atau ali imran, karena tidak ada satupun hadits sohih yang menunjukkan akan hal itu. Untuk shalat witir memang ada hadits yang meganjurkan membaca surat Al A’la pada rekaat pertama, Al Kafirun pada rekaat kedua dan Al Ikhlas pada rekaat ketiga.
3. Shalat tahajud berakaat genap (minimal 2) dan shalat witir berakaat ganjil (minimal 1), silakan melakukan shalat tahajud dan witir sesuai kemampuan dengan penuh kekhusukan. Shalat tahajud tidak dinilai dari banyaknya rekaat melainkan kekhusukan ketika mengerjakannya.
Semoga sedikit tambahan ini dapat membantu saudara2 kita yang sangat mendambakan Shalat tahajud.
Untuk lebih jelasnya silakan membaca buku2 yang saya tulis (insya Allah tersedia di toko gramedia)
1. Shalat tahajud bersama Aa’ Gym
2. Kiat khusyu’ Shalat Tahajud
3. Mukjizat Sepertiga Malam
4 Zikir dan Doa Shalat Tahajud
5. Tips dan Info seputar Tahajud
Untuk MMOnline terimakasih atas sedekah ilmunya semoga Allah selalu melimpahkan rahmat dan ridho-Nya, Amin

MMOnline June 15, 2010

Untuk sahabat kami’ Mas Fajar, terima kasih yang tak terhingga kami haturkan atas tulisan tambahannya. Tulisan tersebut tentu sangat melengkapi artikel yang kami tulis. Selanjutnya, untuk para pembaca MMOnline, jangan sungkan2 untuk mengkritik, mengomentari, menambah atau memberi saran kepada kami demi saling berbagi ilmu.

Leave a comment

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes